JombangBanget.id – Pemkab Jombang akan mensterilkan halaman depan Pasar Ploso dari aktivitas perdagangan dengan memindahkan sekitar 50–70 pedagang ke dalam pasar.
Penataan ini disiapkan untuk mengembalikan fungsi halaman sebagai lahan parkir dan membuat kawasan pasar lebih tertib.
Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagrin) Jombang Anjik Eko Saputro mengatakan, persiapan penataan masih berlangsung. Mulai administrasi hingga kesiapan lokasi tengah disiapkan sebelum penertiban dilakukan.
Baca Juga: RDP LP2B Buntu, Komisi B DPRD Jombang Wacanakan Pansus
”Sekarang masih proses persiapan penataan, mulai secara administrasi, lokasi dan sebagainya. Ini sekarang masih kami persiapkan untuk pelaksanaan penataan nanti,” katanya, Kamis (8/10).
Pedagang tidak akan diarahkan ke Pasar Buah di kawasan Sub Terminal Ploso. Pemkab memilih menempatkan mereka di dalam Pasar Ploso karena masih tersedia sejumlah tempat kosong.
”Rencana akan di dalam pasar, atau dikembalikan di bagian dalam (Pasar Ploso),” imbuhnya.
Anjik menyebut, sebagian pedagang yang kini memenuhi halaman merupakan pedagang lama. Mereka sebelumnya menempati bagian dalam pasar, tetapi kemudian memilih keluar dan berjualan di depan.
Baca Juga: Mahasiswa BK UNESA Susun Modul Pembinaan Warga Binaan Rutan Kelas IIB Nganjuk
”Pedagang yang di dalam itu rata-rata keluar, jualan di depan. Makanya kita kembalikan ke dalam,” ujarnya.
Selain pedagang lama, Disdagrin juga menemukan pedagang baru yang belum masuk dalam pendataan. Pemkab memastikan mereka tetap akan difasilitasi tempat berjualan di dalam pasar.
”Memang benar, ada pedagang istilahnya baru dan belum masuk data kami. Tetapi, kami tetap berikan solusi. Insya Allah tetap kami berikan tempat,” tuturnya.
Penataan tersebut ditujukan untuk mengembalikan fungsi halaman pasar agar tertib dan tidak lagi menjadi area perdagangan.
Pemkab berharap seluruh pedagang yang masih berjualan di luar dapat masuk ke dalam pasar.
”Harapannya, kami bisa memindahkan semua pedagang yang ada di halaman ke dalam pasar. Sehingga pasar bisa bersih, indah, dan tertib,” tegas Anjik.
Sebelumnya, halaman depan Pasar Ploso yang disiapkan sebagai lahan parkir pasar kembali dipenuhi pedagang.
Baca Juga: Dapur Rumah Warga Ngoro Jombang Terbakar, Kerugian Ditaksir Rp 20 Juta
Tidak hanya halaman pasar, sebagian pedagang juga berjualan di bahu jalan provinsi.
Pantauan Kamis (1/10), pedagang sayur, warung kopi, hingga pedagang lainnya menggelar lapak di halaman pasar.
Aktivitas jual beli juga meluber hingga bahu jalan dan trotoar. Kondisi itu membuat kawasan depan Pasar Ploso kembali semrawut mirip situasi sebelum pasar direhab tahun lalu. (fid/naz)
Editor : Ainul Hafidz