Lagi, Ulat Ditemukan di Menu MBG di Jombang

Achmad RW • Dipublikasikan Kamis, 24 September 2026 | 16:51 WIB
Ulat ditemukan pada menu oseng sawi pakcoy dan kubis dalam paket MBG yang diterima ibu menyusui di Desa Gondek, Mojowarno, Jombang, Kamis (24/9). (IST)
Ulat ditemukan pada menu oseng sawi pakcoy dan kubis dalam paket MBG yang diterima ibu menyusui di Desa Gondek, Mojowarno, Jombang, Kamis (24/9). (IST)

JombangBanget.id – Ulat ditemukan pada menu oseng sawi pakcoy dan kubis dalam paket MBG yang diterima ibu menyusui di Desa Gondek, Mojowarno, Jombang, Kamis (24/9).

P, penerima manfaat kelompok ibu hamil, ibu menyusui, dan balita (3B), menerima paket MBG sekitar pukul 09.30. Setibanya di rumah sekitar empat menit kemudian, dia memeriksa makanan sebelum menyantapnya.

Saat memeriksa menu oseng sawi pakcoy dan kubis, P menemukan seekor ulat yang sudah mati dan ikut tergoreng. Paket tersebut diketahui berasal dari dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Kharizmajaya.

Baca Juga: Tabrakan Vario-Scoopy di Watugaluh Jombang, Dua Orang Luka

”Sebelum mencicipi saya teliti dulu. Ternyata terlihat jelas ada ulat di atas sayurannya,” ujar P saat dikonfirmasi, Kamis (24/9).

Temuan itu langsung dilaporkan melalui grup MBG dan kepada PIC kader Posyandu. Laporan tersebut kemudian diteruskan kepada pihak SPPG Kharizmajaya.

Pihak SPPG merespons dengan mengganti paket makanan dengan menu baru. Menu pengganti yang diterima P terdiri dari ayam crispy, minuman kemasan ABC Sari Kacang Hijau, dan buah kelengkeng.

”Menu makanannya langsung diganti dengan menu baru,” katanya.

Baca Juga: 80 Gerai KDKMP Jombang Diverifikasi, Ini Tahap Berikutnya

Sebelumnya, paket MBG yang diterima P berisi nasi putih, telur mata sapi, oseng sawi pakcoy dan kubis, oseng tempe kacang tanah, serta buah semangka dan melon.

P menyebut temuan ulat tersebut bukan kali pertama dirinya menemukan persoalan pada menu MBG dari SPPG Kharizmajaya. Dia mengaku sudah tiga kali menerima makanan yang dinilainya bermasalah.

”Pertama dari anak saya, menu sayur asem ada ulatnya. Kedua ayam suwir basi, ketiga ini tadi ada ulatnya,” ungkapnya.

Untuk temuan pada menu sayur asem sebelumnya, P mengatakan pihak keluarga telah menyampaikannya langsung kepada SPPG. Menurut dia, pihak SPPG juga telah meminta maaf.

Dia berharap pemeriksaan makanan dilakukan lebih teliti sebelum paket MBG dibagikan kepada penerima manfaat.

”Saya berharap pihak SPPG lebih teliti lagi sebelum mengirimkan ke penerima manfaat,” pungkasnya.

Camat Mojowarno Ronni Afriandie membenarkan adanya temuan tersebut. Pihaknya bersama petugas terkait telah mendatangi SPPG untuk melakukan pengecekan.

Baca Juga: Truk Ambruk di Tikungan Ngoro Jombang, 10 Buruh Tani Tertimbun Padi

”Jadi setelah kami cek, ternyata memang benar ada kejadian tersebut. Kami juga melakukan pembinaan dan SPPG sudah mengganti dengan MBG baru,” terangnya.

Terpisah, Aslap SPPG Kharismajaya, Dusun Ngelo, Desa Gondek, Kecamatan Mojowarno, Hari Adi Gunawan, juga mengakui adanya temuan ulat tersebut.

Menurutnya, pihak SPPG langsung mendatangi rumah penerima manfaat setelah mendapat laporan.

”Iya, tadi setelah ada laporan, saya langsung nyamperin ke situ dan mengganti, juga meminta maaf,” terangnya.

Baca Juga: Pengurus KPRI Sejahtera Jombang Dikejar Deadline, Data dan Dokumen Belum Lengkap

Hari menyebut SPPG Kharismajaya pada Kamis (24/9) menyediakan 1.997 paket untuk penerima manfaat, baik siswa maupun kelompok 3B.

”1.997 menu yang dibagikan hari ini. Oseng pakcoy, tempe orek, telur, dan buah itu. Cuma satu itu saja dari menu untuk bumil. Sekolah juga tidak ada,” lanjutnya.

Dari pemeriksaan sementara, Hari menduga ulat tersebut berasal dari serangga yang terdapat pada sayuran pakcoy yang digunakan sebagai bahan menu oseng.

”Yang jelas kami akan evaluasi lagi setelah ini, dan kami minta maaf,” pungkasnya. (riz/naz)

Editor : Ainul Hafidz
ibu menyusui Ulat Mojowarno Mbg Jombang