Sudah di Tanah Suci, Tiket Pulang Jemaah Umrah Jombang Belum Jelas

Wenny Rosalina • Dipublikasikan Selasa, 8 September 2026 | 06:22 WIB
Ema Umiyyatul Chusnah, Divisi Umrah KBIHU Muslimat NU Jombang. (Achmad RW/Radar Jombang)
Ema Umiyyatul Chusnah, Divisi Umrah KBIHU Muslimat NU Jombang. (Achmad RW/Radar Jombang)

JombangBanget.id – Sebanyak 196 jemaah umrah KBIHU Muslimat NU Jombang telah diberangkatkan ke Tanah Suci.

Namun kepastian tiket kepulangan mereka masih ditunggu dari pihak travel PT Annisa Ahmada Travelindo.

Divisi Umrah KBIHU Muslimat NU Jombang, Ema Umiyyatul Chusnah, menyebut baru 20 jamaah yang memiliki tiket kepulangan.

Baca Juga: 1.500 Warga Terdeteksi TBC dari Mobile Skrining Dinkes Jombang

Sementara 118 jamaah yang diberangkatkan tahap kedua dan 54 jamaah tahap ketiga masih belum jelas.

”Kalau info yang diterima Kemanhaj Jombang dari travel, yang 20 orang sudah ada tiket kepulangan, untuk yang 118 dan 54 orang belum,” ujar Ning Ema, Senin (7/9).

Menurutnya, 20 jamaah yang telah mendapatkan kepastian tiket kepulangan tersebut merupakan jamaah yang berangkat lebih awal.

Namun, hingga kini pihaknya masih belum menerima issued ticket atau tiket yang telah diterbitkan secara resmi.

Baca Juga: Grebeg Tahu Sumbermulyo Jombang, 14 Gunungan Jadi Rebutan Warga

”Iya, tapi saya sampai sekarang belum dikirim issued ticket kepulangannya,” ungkapnya.

Ning Ema menyampaikan, pihaknya terus mengejar kepastian dari pihak travel agar seluruh jemaah segera mendapatkan tiket kepulangan. Hal ini dilakukan untuk memastikan jadwal kepulangan jemaah setelah seluruhnya diberangkatkan ke Tanah Suci.

”Saya sudah berkali-kali menanyakan ke pihak travel, tapi belum ada jawaban untuk kepastian tiket kepulangan. Ini masih saya kejar terus. Semoga segera di-issued ticket kepulangannya,” katanya.

Ia berharap pihak travel segera memberikan kepastian dan menerbitkan tiket kepulangan bagi seluruh jemaah yang masih belum mendapatkan.

Dengan begitu, jemaah dan keluarga di Jombang dapat mengetahui secara jelas jadwal kepulangan ke tanah air.

Diberitakan sebelumnya, rencana keberangkatan 196 calon jemaah umrah melalui PT Annisa Ahmada Travelindo (ITS Grup) berujung ricuh, Minggu (30/8).

Baca Juga: Gus Zuem: Muktamar 35 dan Khittah 26

Mereka yang sudah berkumpul di Masjid Agung Baitul Mukminin sejak dini hari mendadak diberi tahu pihak travel hanya sekitar 40 orang bisa berangkat hari itu. Para Jemaah pun melayangkan protes keras.

Persoalan kemudian dimediasi di Satreskrim Polres Jombang dan Kantor Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Jombang.

Hasilnya, pihak travel menyanggupi memberangkatkan seluruh jemaah secara bertahap dalam waktu tiga hari. Sebanyak 20 jemaah berangkat pada 31 Agustus dan 120 jemaah pada 1 September. Serta 58 lainnya berangkat pada 5 September. (wen/naz)

Editor : Ainul Hafidz
travel umrah Jombang tiket pulang