PJU Blimbing-Gudo Jombang Mati, Teknisi Temukan Kabel Grounding Hilang

Ainul Hafidz • Dipublikasikan Selasa, 8 September 2026 | 05:10 WIB
BIKIN GELAP: Kondisi PJU di ruas Blimbing-Gudo, Jombang yang padam akibat kabel grounding hilang, Jumat (5/9) malam. (Ainul Hafidz/Radar Jombang)
BIKIN GELAP: Kondisi PJU di ruas Blimbing-Gudo, Jombang yang padam akibat kabel grounding hilang, Jumat (5/9) malam. (Ainul Hafidz/Radar Jombang)

JombangBanget.id – Padamnya PJU di ruas Blimbing-Gudo, Desa Japanan, Kecamatan Gudo, Jombang ternyata dipicu hilangnya kabel grounding yang diduga dicuri.

Dishub Jombang menemukan kondisi itu saat melakukan pengecekan dan langsung mengganti kabel agar penerangan kembali normal.

Kepala Dishub Jombang Sugianto melalui Kepala Bidang Lalu Lintas Yohan Kartika mengatakan, teknisi telah melakukan pengecekan setelah menerima informasi PJU padam.

Baca Juga: 1.500 Warga Terdeteksi TBC dari Mobile Skrining Dinkes Jombang

Dari pemeriksaan tersebut diketahui ada komponen jaringan yang hilang.

”Ternyata ada komponen yang hilang. Kabel grounding-nya hilang,” imbuhnya.

Meski menduga kehilangan akibat pencurian, Dishub Jombang tidak melaporkannya ke polisi.

Petugas memilih langsung mengganti kabel tersebut agar fungsi PJU kembali normal. Nilai penggantian kabel juga relatif kecil.

Baca Juga: Grebeg Tahu Sumbermulyo Jombang, 14 Gunungan Jadi Rebutan Warga

Dishub menganggarkan sekitar Rp 25 ribu per meter. Dengan kebutuhan tiga hingga empat meter, biaya penggantian diperkirakan sekitar Rp 100 ribu.

”Cukup mengganti, nilainya sekitar per meternya Rp 25 ribu. Kalau tiga sampai empat meter itu sekitar Rp 100 ribu. Jadi langsung kami ganti,” tuturnya.

Menurut Yohan, langkah tersebut dinilai lebih cepat dibandingkan menunggu proses lain karena nilai komponen yang hilang relatif kecil.

Penggantian juga diperlukan untuk mengembalikan fungsi pengamanan jaringan PJU.

”Sudah ditangani sama teman-teman teknisi, dan sudah diselesaikan,” katanya. 

Sebelumnya, deretan PJU DI ruas jalan kabupaten Blimbing–Gudo, tepatnya di Desa Kedungturi, Kecamatan Gudo, padam, (5/9).

Baca Juga: Gus Zuem: Muktamar 35 dan Khittah 26

Meski sudah berlangsung sepekan, belum ada penanganan dari dinas terkait. Akibatnya jalanan menjadi gelap.

Fandi, warga sekitar, menyebut kondisi ini sudah berlangsung sepekan terakhir.

”Bukan satu atau dua lampu saja, tapi satu deret ke arah kecamatan mati,” katanya.

Gelapnya jalan membuat pengendara hanya mengandalkan lampu kendaraan masing-masing. Padahal, ruas tersebut kini ramai dilalui, termasuk truk-truk besar menuju Gudo maupun Perak.

”Jalannya jadi gelap, padahal ramai. Banyak kendaraan lewat, apalagi malam hari,” imbuhnya.

Warga berharap perbaikan segera dilakukan agar jalur vital itu kembali terang dan aman dilalui. (fid/naz)

Editor : Ainul Hafidz
pju dishub dicuri Jombang mati