Ada Tiga Kejadian Kebakaran Besar di Jombang Dalam 24 Jam, Berikut Kronologi Lengkapnya

Achmad RW • Dipublikasikan Rabu, 19 Agustus 2026 | 08:00 WIB
Tiga rangkaian kejadian kebakaran di Jombang yang terjadi sepanjang Senin (17/8) hingga Selasa (18/8)
Tiga rangkaian kejadian kebakaran di Jombang yang terjadi sepanjang Senin (17/8) hingga Selasa (18/8)

JombangBanget.id – Tiga kebakaran terjadi beruntun di wilayah Jombang dalam 24 jam sepanjang Senin (17/8) malam hingga Selasa (18/8) sore.

Kebakaran melanda gudang pengolahan biji plastik di Desa Murukan, Kecamatan Mojoagung, Senin (17/8), serta tumpukan bahan bakar oven di Desa Bangsri, Kecamatan Plandaan, dan rumah warga di Desa Sidokaton, Kecamatan Kudu, Selasa (18/8).

Tak ada korban jiwa maupun luka dalam tiga kejadian tersebut. Namun, total kerugian material ditaksir mencapai sekitar Rp 160 juta.

Baca Juga: Rumah Warga di Kudu Jombang Ludes Terbakar Saat Ditinggal ke Sawah, Begini Kondisinya

Kebakaran pertama terjadi di gudang pengolahan biji plastik dan rongsokan di Desa Murukan, Mojoagung, Senin (17/8) malam. Bangunan berukuran sekitar 50 x 30 meter persegi beserta stok biji plastik siap kirim terbakar.

Kalaksa BPBD Jombang Wiku Birawa Felipe Dias Quintas mengatakan, kebakaran diduga bermula dari aktivitas pembakaran sampah di sekitar gudang. Api kemudian merembet ke material plastik yang tersimpan di dalam bangunan.

”Diduga kebakaran bermula dari pembakaran sampah di sekitar lokasi. Api kemudian membesar dan merembet ke gudang yang berisi biji plastik serta rongsokan,” ujar Wiku.

Baca Juga: Bahan Bakar Oven Pabrik di Plandaan Jombang Terbakar, Begini Kronologinya

Petugas mengerahkan satu unit mobil pemadam kebakaran dan dua kendaraan suplai air. Material plastik yang mudah terbakar membuat api cepat membesar sekaligus menyulitkan proses pemadaman. ”Petugas harus mengurai material satu per satu. Ketersediaan air di sekitar lokasi juga menjadi kendala,” bebernya.

Pemadaman berlangsung sekitar tiga jam. Setelah api berhasil dipadamkan, petugas melakukan pembasahan untuk memastikan tidak ada titik api yang kembali membesar. ”Kerugian akibat kejadian tersebut ditaksir sekitar Rp 100 juta,” imbuhnya.

Sehari berselang, kebakaran terjadi di Desa Bangsri, Kecamatan Plandaan, Selasa (18/8) dini hari. Tumpukan sampah kayu sengon yang menjadi persediaan bahan bakar oven di CV Asha Swa Arta (ASA) terbakar.

Kapolsek Plandaan AKP Solihin Budi Santosa mengatakan, kebakaran diketahui sekitar pukul 02.20. Api sempat membesar hingga pemilik usaha dan warga berupaya melakukan pemadaman dengan peralatan seadanya.

”Pelapor mendapat kabar dari karyawannya kalau tumpukan sampah kayu untuk persediaan bahan bakar oven di belakang pabrik terbakar. Setelah datang, ternyata kobaran apinya semakin besar,” ujar Solihin.

Petugas kemudian mengerahkan satu unit truk pemadam dari Pos Damkar Ploso dan tiga unit truk suplai. Api berhasil dikendalikan sekitar pukul 04.45. Tidak ada korban dalam kejadian tersebut. Kerugian material sementara ditaksir sekitar Rp 10 juta.

Masih pada Selasa (18/8), kebakaran terjadi di rumah Edi Sutrisno di Dusun Semanding, Desa Sidokaton, Kecamatan Kudu, sekitar pukul 16.30. Rumah yang sebagian besar berbahan kayu itu ludes terbakar.

Baca Juga: Gudang Pengolahan Biji Plastik di Mojoagung Jombang Terbakar, Kerugian Ratusan Juta

Kapolsek Kudu AKP Imam Subekti mengatakan, saat kejadian rumah dalam kondisi kosong. Edi dan keluarganya sedang berada di sawah. Kebakaran pertama kali diketahui tetangga yang sempat mencium aroma kabel terbakar.

 ”Awalnya tetangganya mencium aroma kabel terbakar, hingga kemudian muncul api dan terus membesar,” jelas Imam.

Warga sempat berupaya memadamkan api dengan peralatan seadanya. Namun, api cepat menjalar karena bangunan mayoritas berbahan kayu dan kondisi angin cukup kencang. Sekitar 30 menit, api telah menyebar ke seluruh rumah.

Seluruh barang di dalam rumah ikut terbakar. Petugas kemudian melakukan pembasahan hingga sekitar pukul 17.00. Tidak ada korban karena rumah sedang kosong.

Polisi sementara menduga kebakaran dipicu korsleting listrik. ”Korban nihil karena rumah kosong, namun barang di dalam ya kebakar semua. Kalau kerugian ditaksir Rp 50 juta mungkin,” pungkas Imam. (riz/naz)

Editor : Achmad RW
24 jam pabrik kebakaran rumah Jombang