Bisnis Desa Kita Features Hiburan Hukum Jombangan Jurnalisme Warga Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Olahraga Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Politika Religia Sosok Wisata

Kasus PHK Massal PT SGS, Disnaker Jombang Siapkan Mediasi dengan Bantuan Disnaker Jatim

Achmad RW • Sabtu, 18 Juli 2026 | 13:26 WIB
Puluhan buruh PT Sumber Graha Sejahtera (SGS) Jombang yang menjadi korban PHK massal mendirikan tenda keprihatinan di depan Kantor Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Jombang, Jumat (17/7). (Achmad RW/Radar Jombang)
Puluhan buruh PT Sumber Graha Sejahtera (SGS) Jombang yang menjadi korban PHK massal mendirikan tenda keprihatinan di depan Kantor Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Jombang, Jumat (17/7). (Achmad RW/Radar Jombang)

JombangBanget.id - Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Jombang memastikan akan memfasilitasi proses mediasi antara buruh PT Sumber Graha Sejahtera (SGS) dengan perusahaan melalui koordinasi bersama Disnaker Provinsi Jawa Timur.

Langkah ini ditempuh karena jumlah pekerja terdampak PHK massal mencapai ribuan orang.

”Penanganannya memang kita lakukan bersama dengan provinsi karena kasus ini menjadi atensi,” ujar Kepala Disnaker Jombang, Isawan Nanang, Jumat (17/7).

Menurut Nanang, salah satu tuntutan buruh adalah agar mediasi dilakukan di Jombang. Permintaan itu sudah dikomunikasikan dengan Bidang Hubungan Industrial Disnaker Jatim.

Baca Juga: Binrohtal: Jangan Sampai Termasuk, Ini Tiga Golongan yang Jauh dari Rahmat Allah

”Selama berkasnya lengkap, mediasi bisa segera diproses,” jelasnya.

Nanang menuturkan, sebelumnya mediasi belum berjalan karena dokumen dari para pihak belum lengkap.

”Kemarin memang berkasnya belum lengkap. Baru hari ini disampaikan sehingga bisa kami koordinasikan dengan provinsi,” terangnya.

Data Disnaker mencatat jumlah pekerja yang di-PHK mencapai 1.286 orang.

Setelah dokumen diterima, tahapan berikutnya adalah mempertemukan perusahaan dan perwakilan buruh dalam forum mediasi.

”Nanti dalam mediasi akan dipertemukan keterangan dari perusahaan maupun dari teman-teman buruh,” katanya.

Terkait tudingan perusahaan merekrut ratusan orang pekerja outsourcing baru setelah PHK massal, Nanang mengaku belum menerima data rinci.

”Informasi sementara karena perusahaan masih memiliki pesanan sehingga membutuhkan tenaga kerja. Soal outsourcing itu belum kami terima secara detail,” ujarnya.

Baca Juga: Student Journalism Jombang: Ikhlas dan Berakhlak

Nanang juga menanggapi aksi pendirian tenda keprihatinan di depan Kantor Disnaker. Ia menegaskan komunikasi dengan buruh tetap dilakukan agar penyelesaian persoalan mengedepankan dialog.

”Tadi sudah ada dialog. Semangatnya tetap kebersamaan dan komunikasi dengan semua pihak,” pungkasnya. (riz/naz)

Editor : Ainul Hafidz
PT SGS Disnaker Jombang Jombang phk buruh