Bisnis Desa Kita Features Hiburan Hukum Jombangan Jurnalisme Warga Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Olahraga Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Politika Religia Sosok Wisata

Produksi Beras Jombang Meledak, Surplus Tembus 108 Ribu Ton

Anggi Fridianto • Selasa, 12 Mei 2026 | 07:59 WIB
Ilustrasi beras. (Radar Bojonegoro)
Ilustrasi beras. (Radar Bojonegoro)

JombangBanget.id – Produksi beras di Kabupaten Jombang pada 2025 mengalami peningkatan signifikan.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), total produksi beras mencapai 257.942 ton, sedangkan kebutuhan konsumsi masyarakat hanya sebesar 149.237 ton.

Bupati Jombang Warsubi mengatakan, dari jumlah tersebut Kabupaten Jombang mencatat surplus beras lebih dari 108 ribu ton. Capaian itu dinilai meningkat tajam dibandingkan tahun sebelumnya.

”Artinya ada surplus sekitar 108 ribu ton lebih. Jumlah ini meningkat signifikan dibandingkan tahun sebelumnya,” ujarnya.

Baca Juga: Kuota SPMB SMA/SMK di Jombang Belum Final, Begini Penjelasan Cabdindik

Menurut Warsubi, peningkatan produksi beras tidak lepas dari kontribusi petani serta dukungan mekanisasi pertanian yang terus diperkuat pemerintah daerah.

Pemkab Jombang juga terus mendorong peningkatan produktivitas pertanian melalui berbagai program pendampingan dan penguatan sarana produksi.

Meski demikian, ia mengingatkan agar tingginya produksi tidak menimbulkan persoalan baru, terutama terkait penyerapan gabah dan potensi permainan harga di tingkat petani saat musim panen raya.

Untuk mengantisipasi hal tersebut, pemerintah mengacu pada Instruksi Presiden Nomor 4 Tahun 2026 yang menetapkan Harga Pembelian Pemerintah (HPP) gabah kering panen sebesar Rp 6.500 per kilogram.

Selain itu, pemerintah juga menerapkan kebijakan Any Quality, yakni pembelian gabah tanpa potongan kualitas atau rafaksi harga.

Kebijakan tersebut diharapkan dapat melindungi petani dari praktik pembelian gabah dengan harga di bawah standar.

”Negara hadir melalui Bulog untuk menyerap hasil panen petani dengan harga yang layak agar kesejahteraan mereka tetap terjaga,” kata Warsubi.

Ia berharap kebijakan penyerapan gabah tersebut mampu menjaga stabilitas harga sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani di tengah meningkatnya produksi beras di Kabupaten Jombang. (ang/naz)

Editor : Ainul Hafidz
#surplus #Jombang #produksi beras #gabah #beras