JombangBanget.id – Rangkaian ibadah haji yang dijalani para jemaah asal Kabupaten Jombang berjalan lancar.
Setibanya di Makkah, mereka menjalani ibadah umrah wajib, Jumat (8/5).
Ketua Rombongan 1 SUB Kloter 61, H Zulfikar Damam Ikhwanto Adhim, menyampaikan, pelaksanaan umrah wajib diawali dengan pengarahan dari Ketua Kloter dan Bimbad SUB Kloter 61 serta PIH – KBIHU.
Pengarahan diberikan untuk memastikan seluruh jemaah memahami alur pelaksanaan ibadah. Terutama bagi jemaah lanjut usia dan pengguna kursi roda.
Baca Juga: Polemik Dua Guru ASN Dipecat, Kini Ajukan Hearing ke DPRD Jombang dan Bantah Mangkir Kerja
’’Umrah wajib tahap 1 diprioritaskan bagi jemaah sehat yang tidak memiliki uzur syar’i maupun kendala medis,’’ katanya.
Mereka menjalani rangkaian ibadah di area lantai dasar Masjidil Haram.
’’Umrah wajib tahap 1 hanya untuk jemaah sehat tanpa uzur syar’i dan medis di lantai Kakbah,’’ ujarnya.
Sementara itu, bagi jemaah pengguna kursi roda yang didampingi keluarga atau petugas, dibolehkan menjalani ibadah di lantai tiga.
Sedangkan jemaah kursi roda tanpa pendamping diwajibkan menggunakan jasa pendorong resmi yang dikoordinasikan petugas sektor.
’’Untuk jemaah kursi roda tanpa pendamping wajib menggunakan jasa resmi pendorong yang dikoordinasikan kloter dengan sektor,’’ jelasnya.
Seluruh petugas haji, termasuk ketua rombongan dan ketua regu, bertanggung jawab penuh terhadap pelaksanaan ibadah jemaah hingga seluruh anggota kembali ke hotel dengan aman.
Dia juga menjalankan amanah yang diberikan padanya dalam menjalankan ibadah haji.
Selain memastikan kelancaran ibadah, pihaknya juga memastikan kondisi kesehatan jemaah tetap terjaga. Hingga saat ini seluruh jemaah dilaporkan dalam keadaan sehat.
Baca Juga: Jelang Idul Adha, Disnak Jombang Perluas Vaksinasi PMK untuk Hewan Kurban
Para jemaah telah mendapatkan layanan konsumsi yang disiapkan untuk kebutuhan makan sehari-hari.
Di ruang makan hotel, petugas menyediakan makanan sekaligus informasi jadwal pelaksanaan umrah wajib agar jemaah dapat mempersiapkan diri dengan baik.
Zulfikar menjelaskan, begitu masuk Makkah jemaah mengambil miqat atau niat umrah. Sedangkan rangkaian tawaf, sa’i, hingga tahalul diselesaikan saat pelaksanaan umrah wajib kemarin.
’’Alhamdulillah semuanya berjalan lancar,’’ ucapnya.
Bertepatan dengan hari Jumat, para jemaah juga mengikuti salat Jumat berjamaah di hotel tempat mereka menginap.
Hal tersebut menjadi bagian dari pelayanan yang diberikan kepada jemaah agar tetap nyaman selama menjalani ibadah di Tanah Suci.
Layanan umrah wajib bagi jemaah, juga menjadi layanan utama yang diberikan KBIHU Thoriqul Jannah.
Mulai pendampingan mutawif hingga bantuan maksimal bagi jemaah pengguna kursi roda selama menjalani ibadah umrah wajib.
’’Alhamdulillah, layanan dari KBIHU Thoriqul Jannah juga sangat membantu, termasuk pendampingan mutawif dan pelayanan bagi jemaah kursi roda,’’ ungkap alumnus S2 Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya tersebut.
Pembina KBIHU Thoriqul Jannah ini berharap seluruh rangkaian ibadah jemaah asal Jombang berjalan lancar hingga puncak pelaksanaan haji nanti.
’’Semoga Allah Ta’ala senantiasa merahmati kita semua,’’ doa putra almarhum KH Abdul Adhim Dimyati dan Nyai Hj Azminatul Uhud tersebut. (ang/jif)
Editor : Ainul Hafidz