Bisnis Desa Kita Features Hiburan Hukum Jombangan Jurnalisme Warga Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Olahraga Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Politika Religia Sosok Wisata

Transformasi Posyandu di Jombang, Jadi Pusat Layanan Dasar Terpadu Berbasis Enam SPM

Ainul Hafidz • Kamis, 30 April 2026 | 07:44 WIB

 

Ketua Tim Pembina Posyandu Kabupaten Jombang, Yuliati Nugrahani Warsubi.
Ketua Tim Pembina Posyandu Kabupaten Jombang, Yuliati Nugrahani Warsubi.

JombangBanget.id - Momentum Hari Posyandu Nasional 2026 dimanfaatkan Pemkab Jombang untuk mendorong transformasi besar, menjadikan Posyandu sebagai pusat layanan dasar terpadu lintas sektor berbasis enam Standar Pelayanan Minimal (SPM).

Peringatan Hari Posyandu Nasional dipusatkan di Posyandu Rosalia Indah, Dusun Jabon, Desa Bawangan, Kecamatan Ploso.

Kegiatan diikuti sekitar 250 peserta dari berbagai unsur, Rabu (29/4/).

Hadir dalam kegiatan itu, Ketua Tim Pembina Posyandu Kabupaten Jombang, Yuliati Nugrahani Warsubi, didampingi Ema Erfina Salmanudin, serta Ketua DWP Kabupaten Jombang Lilik Agus Purnomo.

Baca Juga: SPMB SMA/SMK Jalur Prestasi di Jombang Makin Ketat, TKA Punya Bobot 40 Persen

Turut hadir Forkopimcam Ploso, Kepala Puskesmas Bawangan, pengurus Tim Pembina Posyandu tingkat kecamatan dan desa, serta sejumlah kepala perangkat daerah terkait.

Tahun ini, peringatan mengusung tema “Transformasi Posyandu 6 Standar Pelayanan Minimal: Mendekatkan Layanan, Meningkatkan Kualitas Hidup Masyarakat.”

Tema tersebut menegaskan arah baru peran Posyandu yang tidak hanya terbatas pada layanan kesehatan ibu dan anak, tetapi juga sebagai pusat layanan terpadu lintas sektor.

Ketua Tim Pembina Posyandu Kabupaten Jombang, Yuliati Nugrahani Warsubi, menegaskan transformasi ini merupakan bagian dari implementasi kebijakan nasional dalam penguatan layanan dasar masyarakat.

”Transformasi ini bertujuan agar masyarakat dapat memperoleh akses layanan dasar secara lebih dekat, cepat, dan efisien. Posyandu harus menjadi garda terdepan dalam penguatan kualitas sumber daya manusia di tingkat desa,” katanya.

Enam SPM yang kini diintegrasikan dalam layanan Posyandu meliputi bidang pendidikan, kesehatan, pekerjaan umum, perumahan rakyat, sosial, serta ketenteraman, ketertiban umum, dan perlindungan masyarakat.

Lebih lanjut, Yuliati juga memberikan apresiasi atas sinergi masyarakat Desa Bawangan yang dinilai aktif dalam mendukung kegiatan Posyandu.

Menurutnya, partisipasi warga serta kondisi kesehatan anak-anak di wilayah tersebut menunjukkan efektivitas peran kader Posyandu di tingkat desa.

Baca Juga: Rekomendasi Konkret untuk Perbaikan Penyelenggaraan Hukum Administrasi Negara yang Baik di Kabupaten Sidoarjo

”Selain sebagai peringatan seremonial, kegiatan ini kami harapkan menjadi penguat komitmen lintas sektor dalam meningkatkan kualitas pelayanan dasar masyarakat,” imbuhnya.

Pemkab Jombang optimistis, melalui penguatan Posyandu berbasis 6 SPM, kualitas hidup masyarakat dapat terus meningkat secara berkelanjutan dengan layanan yang lebih terpadu dan profesional. (fid/naz)

Editor : Ainul Hafidz
#hari posyandu nasional #layanan dasar terpadu #enam spm #posyandu #Jombang