Bisnis Desa Kita Features Hiburan Hukum Jombangan Jurnalisme Warga Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Olahraga Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Politika Religia Sosok Wisata

Pasar Pon hingga PCN Jombang Sepi Pembeli, Pedagang Mulai Angkat Kaki

Azmy endiyana Zuhri • Jumat, 17 April 2026 | 11:29 WIB

 

Kondisi kios pedagang daging di Pasar Pon Jombang memprihatinkan, (17/2). (Anggi Fridianto/Radar Jombang)
Kondisi kios pedagang daging di Pasar Pon Jombang memprihatinkan, (17/2). (Anggi Fridianto/Radar Jombang)

JombangBanget.id – Kondisi sejumlah pasar daerah di Jombang kian memprihatinkan.

Banyak pedagang memilih meninggalkan lapak lantaran sepi pembeli. Seperti yang dilakukan sejumlah pedagang Pasar Citra Niaga (PCN) Jombang, Pasar Perak, Pasar Pon juga Pasar Tembelang.

Menyikapi masalah tersebut, serius Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagrin) Jombang hanya bisa berupaya melakukan pendekatan kepada pedagang.

Kepala Disdagrin Jombang, Anjik Eko Saputro, mengatakan pihaknya kini aktif melakukan pendekatan langsung kepada para pedagang.

Langkah ini dilakukan untuk menggali keluhan serta alasan para pedagang enggan bertahan di lapak yang telah disediakan.

Baca Juga: BUMDes Denanyar Jombang Kelola Peternakan Kambing dan Ikan Lele, Begini Strateginya

”Kami mulai turun dan berkomunikasi dengan pedagang. Kami ingin tahu apa yang menjadi kendala mereka, termasuk alasan meninggalkan lapak,” ujarnya.

Dari hasil komunikasi sementara, salah satu faktor utama yang dikeluhkan pedagang adalah minimnya pembeli.

Kondisi tersebut membuat aktivitas jual beli tidak berjalan optimal, sehingga berdampak pada pendapatan pedagang.

Meski begitu, pihaknya tetap mengimbau para pedagang untuk kembali menempati lapak di pasar.

Menurutnya, pemerintah daerah telah menyediakan fasilitas yang seharusnya bisa dimanfaatkan secara maksimal.

”Kami harap pedagang bisa kembali berjualan di lapak yang sudah ada. Kalau memang ada kekurangan, khususnya terkait sarana dan prasarana, tentu akan kami evaluasi,” tegasnya.

Anjik menambahkan, evaluasi ke depan akan difokuskan pada upaya meningkatkan kenyamanan pasar serta daya tarik bagi pembeli.

Dengan begitu, pasar daerah diharapkan kembali ramai dan tidak ditinggalkan pedagang.

Baca Juga: Binrohtal: Jangan Anggap Sepele, Cara Memarahi Anak Ini Bisa Berujung Penyesalan

”Intinya, kami tidak ingin pasar ini sepi dan ditinggalkan. Harus ada perbaikan agar aktivitas ekonomi di pasar daerah, termasuk Pasar Pon bisa kembali hidup,” pungkasnya.

Sebelumnya, sejumlah kios di Pasar Pon Kecamatan Jombang masih terlihat kosong. Kondisi ini menjadi perhatian pemerintah daerah untuk melakukan pembenahan.

Pantauan di lokasi, tampak beberapa kios dan bedag di pasar yang baru direhab 2022 itu kosong. Bahkan terlihat talang air di atap rusak. Beberapa titik terlihat bolong dan mulai berkarat.

’’Banyak yang kosong karena yang belakang ini jarang laku,’’ kata Suryanti, salah satu pedagang.

Sejumlah pedagang memilih berjualan di luar kios karena akses lebih mudah dijangkau pembeli.

Menurutnya, pembeli lanjut usia kerap kesulitan naik ke area dalam pasar, terlebih saat hujan karena lantai menjadi licin.

’’Beberapa pembeli yang lansia itu kesulitan naik ke sini, apalagi kalau hujan licin,’’ ungkapnya.

Terpisah, Kepala Bidang Sarana dan Prasarana Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kabupaten Jombang, Yustinus Harris Eko Prasetijo, mengatakan, jumlah ruko yang tersedia 60 unit dengan tingkat keterisian 70 persen.

’’Meski sebagian besar sudah memiliki pemilik, masih ditemukan sejumlah lapak kosong, terutama di bagian belakang pasar seperti area bedak sayur,’’ ungkapnya.

Baca Juga: MAN 1 Jombang Lepas 467 Siswa, 76 Lolos PTN lewat SNBP

Ada pedagang yang sudah memiliki tempat, namun tidak menempatinya untuk berjualan.

’’Kalau lama tidak ditempati, nanti akan kita segel dan kita berikan kepada pedagang lain yang mau menempati,’’ ungkapnya.

Selain Pasar Pon, deretan lapak dan kios di PCN Jombang, Pasar Perak, Pasar Ngrawan juga kosong ditinggalkan pedagang.

Hingga kini belum ada langkah konkret dari pemkab menata pasar. (yan/naz)

Editor : Ainul Hafidz
#Disdagrin Jombang #pedagang #PCN #Pasar Pon #Jombang