JombangBanget.id – Sebanyak 17 calon jemaah haji (CJH) cadangan asal Jombang naik status menjadi jemaah reguler dan dipastikan berangkat ke tanah suci tahun ini.
Mereka menggantikan jemaah yang wafat maupun menunda keberangkatan.
Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Jombang, Ilham Rohim, menyampaikan total jemaah yang akan berangkat saat ini mencapai 1.267 orang, berkurang dari pendataan awal sebanyak 1.270 CJH.
”Ya data terus bergerak dan total jemaah cadangan semuanya 17 orang,’’ ujar dia.
Baca Juga: Erna Kuswati Siap Pimpin PKB Jombang, Targetkan Partai Jadi Motor Kebijakan Pro-Rakyat
Pengurangan terjadi karena ada jemaah wafat serta yang menunda keberangkatan.
”Jumlah jemaah memang bisa naik dan turun. Ada yang wafat, ada juga yang tunda berangkat,” katanya.
Saat ini seluruh jemaah masih dalam tahap persiapan. Pihaknya terus mematangkan kelengkapan administrasi, termasuk bagi jemaah cadangan yang naik status.
”Persiapan terus kita matangkan, termasuk melengkapi administrasi bagi jemaah cadangan yang naik,” paparnya.
Terkait kuota, Ilham memastikan belum ada tambahan untuk Jawa Timur. Jumlah jemaah masih mengacu pada penetapan awal sekitar 42 ribu orang.
”Belum ada pemberitahuan tambahan kuota. Masih sesuai data awal,” jelasnya.
Untuk pembagian kelompok terbang (kloter), jemaah asal Jombang dipastikan masuk dalam empat kloter, yakni 60, 61, 62, dan 63.
“Itu sudah final,” ucapnya.
Sementara jadwal keberangkatan awal direncanakan pada 6 dan 7 Mei mendatang. Adapun peluang penambahan jemaah cadangan masih terbuka, menyesuaikan kondisi di daerah lain.
“Kalau ada kabupaten lain yang kosong karena ada yang mundur, bisa diisi dari sini,” tuturnya. (ang/naz)
Editor : Ainul Hafidz