JombangBanget.id - Wakil Ketua DPRD Jombang, HM Syarif Hidayatullah ST MMT (Gus Sentot), hobi memelihara ikan.
Sebelum Ramadan dia sempat belanja ikan di Rumah Ikan Jombang di Geneng selatan stasiun.
’’Saya suka memelihara ikan karena saya bisa belajar darinya,’’ kata Pengasuh Asrama Sulaiman Bilqis dan Bilqis 2 PP Darul Ulum Rejoso, Jombang ini.
Setiap melihat ikan, ketua DPC Demokrat Jombang ini mengaku selalu ingat larangan gibah alias membicarakan aib orang lain.
’’Ikan dicabut lidahnya karena gibah, setiap lihat ikan saya selalu ingat larangan gibah,’’ urai putra KH Rifai Romly dan Hj Ummu Aiman binti KH Mahrus Ali Lirboyo ini.
Alkisah, saat iblis diusir dari surga dan turun ke bumi, yang pertama kali ditemui yakni ikan.
Iblis cerita kepada ikan bahwa Adam yang akan diturunkan ke bumi punya banyak keburukan.
Di antaranya, memakan semua makhluk yang ada di laut dan di darat.
Mendengar cerita iblis itu, ikan lalu menceritakan keburukan Adam kepada semua makhluk.
Allah Ta’ala yang tidak terima lalu mencabut lidah ikan sehingga tidak bisa bicara.
’’Ini pelajaran agar kita tidak gibah,’’ ucap alumnus S2 Teknik Industri ITS Surabaya yang kini dosen di Universitas Islam Tribakti Kediri.
Baca Juga: Tak Perlu Beli ke Luar Kota, Gazebo UMKM Kudu Jombang Dilirik Gus Sentot
Orang yang banyak gibah bisa diazab seperti ikan. ’’Kita harus takut gibah karena nanti lidah kita bisa dicabut seperti ikan,’’ ungkap ketua PSSI dan Perkemi Jombang ini.
Gus Sentot memilih beli ikan di UMKM lokal sebagai bentuk dukungan.
’’Kalau bukan kita yang membeli lalu siapa lagi. Cara membantu UMKM yakni dengan membeli produknya,’’ kata ketua MPC Pemuda Pancasila Jombang kelahiran 23 Maret 1975 ini. (jif/naz)
Editor : Ainul Hafidz