Bisnis Desa Kita Features Hiburan Hukum Jombangan Jurnalisme Warga Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Olahraga Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Politika Religia Sosok Wisata

Binrohtal: Ramadan dan Alquran, Dua Cahaya Islam yang Mengubah Hidup, Ini Keutamaannya

Rojiful Mamduh • Minggu, 22 Februari 2026 | 06:55 WIB

 

Binrohtal, sebuah tulisan soal ceramah islam dari beberapa tokoh islam di Jombang.
Binrohtal, sebuah tulisan soal ceramah islam dari beberapa tokoh islam di Jombang.

JombangBanget.id - Rektor IAIBAFA Tambakberas,  Jombang, Dr KH Abd  Kholiq Hasan MHI, menjelaskan pentingnya mengisi bulan Ramadan dengan puasa, salat tarawih dan baca Alquran.

’’Allah Ta’ala memberikan dua cahaya kepada umat Islam, Alquran dan bulan Ramadan,’’ tuturnya, saat khotbah di Masjid Agung Junnatul Fuadah Polres Jombang, Jumat (20/2).

Allah Ta’ala dengan kasih sayang-Nya menganugerahkan kepada umat Islam dua cahaya agung yang menerangi kehidupan dunia dan akhirat.

Pertama Alquran. Allah Ta’ala berfirman di QS Annisa 174.

Wahai manusia! Sungguh telah datang kepadamu bukti yang nyata dari Tuhanmu, dan telah Kami turunkan kepadamu cahaya yang terang.

Para mufassir menjelaskan, yang dimaksud cahaya yang terang yakni Alquran.

Allah Ta’ala juga berfirman di QS Ibrahim 1. Kitab yang Kami turunkan kepadamu agar engkau mengeluarkan manusia dari kegelapan kepada cahaya.

Alquran adalah cahaya ilmu, cahaya iman, dan cahaya petunjuk. Menerangi hati yang gelap, meluruskan akhlak, dan menenangkan jiwa.

Rasulullah Muhammad sallallahu alaihi wa sallam bersabda: Bacalah Alquran, karena ia akan datang pada hari kiamat sebagai pemberi syafaat bagi para pembacanya.

Ibnu Mas‘ud radiyallahu anhu berkata: Barang siapa ingin mengetahui apakah ia mencintai Allah, maka lihatlah dirinya dengan Alquran.

Jika ia mencintai Alquran, maka ia mencintai Allah.

Hasan Al-Bashri rahimahullah berkata: Sesungguhnya orang-orang sebelum kalian memandang Alquran sebagai surat dari Rabb mereka.

Maka mereka mentadabburinya di malam hari dan mengamalkannya di siang hari.

Al-Qur’an adalah cahaya yang tak pernah padam, selama ia dibaca, dipahami, dan diamalkan.

Kedua bulan Ramadan. Ramadan bulan yang penuh cahaya, karena di dalamnya Alquran diturunkan.

Allah Ta’ala berfirman di QS Albaqarah 185. Bulan Ramadan yang di dalamnya diturunkan Alquran sebagai petunjuk bagi manusia.

Di Ramadan terdapat malam yang lebih baik dari seribu bulan, Lailatul Qadar.

Rasulullah bersabda: Barang siapa berpuasa Ramadan karena iman dan mengharap pahala, maka diampuni dosa-dosanya yang telah lalu.

Seandainya umatku mengetahui apa yang ada dalam Ramadan, niscaya mereka berharap satu tahun penuh itu Ramadan.

Umar bin Khattab radiyallahu anhu berkata: Ramadan adalah bulan Alquran.

Imam Syafi‘i rahimahullah mengkhatamkan Alquran 60 kali di bulan Ramadan, 30 kali di malam hari dan 30 kali di siang hari.

Alkisah, ada pemuda yang hidup jauh dari agama. Ia jarang salat dan tak pernah menyentuh Alquran.

Saat Ramadan, karena ajakan ibunya, ia mulai ikut tarawih. Ia mendengar imam membaca QS Al-Hadid 16.

Belumkah datang waktunya bagi orang-orang yang beriman untuk tunduk hati mereka mengingat Allah?

Ayat itu seperti cahaya yang menembus hatinya. Ia menangis.

Sejak malam itu, ia berubah. Ia berkata; ’’Selama ini saya hidup dalam gelap. Ramadan dan Alquran membuka mata saya.

Begitulah dua cahaya itu bekerja: bukan sekadar menerangi luar, tetapi menyalakan hati. (jif/naz)

Editor : Ainul Hafidz
#Polres Jombang #keutamaan #hidup #cahaya #masjid #alquran #Binrohtal #Jombang #ramadan #islam