Bisnis Desa Kita Features Hiburan Hukum Jombangan Jurnalisme Warga Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Olahraga Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Politika Religia Sosok Wisata

Binrohtal: Nifsu Syakban, Malam Istimewa Penuh Ampunan dan Doa Mustajab

Rojiful Mamduh • Senin, 2 Februari 2026 | 06:57 WIB
Binrohtal, sebuah tulisan soal ceramah islam dari beberapa tokoh islam di Jombang.
Binrohtal, sebuah tulisan soal ceramah islam dari beberapa tokoh islam di Jombang.

JombangBanget.id - Pengasuh PP Trensains Tebuireng di Jombok, Ngoro, Jombang KH Arif Huzaini, menjelaskan keistimewaan bulan Syakban.

’’Di bulan Syakban, Allah Ta’ala menurunkan perintah bersalawat kepada Nabi Muhammad sallallahu alaihi wa sallam,’’ tuturnya, saat khotbah di Masjid Agung Junnatul Fuadah, Polres Jombang, Jumat (30/1).

Sebagaimana disebutkan di QS Al-Ahzab 56.

Bahkan di QS Al Ahzab 57, orang-orang yang tidak mau bersalawat dianggap menyakiti Nabi sehingga mendapatkan laknat di dunia dan akhirat serta azab yang hina.

Memperbanyak salawat di bulan Sya’ban merupakan bentuk cinta kepada Rasulullah sekaligus persiapan menyambut bulan Ramadan.

’’Pada bulan Syakban juga turun perintah perpindahan arah kiblat dari Masjidil Aqsha di Palestina menuju Baitullah di Makkah,’’ terangnya.

Sebagaimana disebutkan di QS Al-Baqarah 144.

’’Di bulan ini juga ada malam Nisfu Syakban (pertengahan bulan Sya’ban),’’ terangnya.

Tahun ini jatuh pada Senin (2/2). Nisfu Syakban malam yang penuh rahmat dan ampunan.

Rasulullah Muhammad sallallahu alaihi wa sallam bersabda: Allah melihat makhluk-Nya pada malam Nisfu Syakban, lalu Dia mengampuni seluruh makhluk-Nya kecuali orang musyrik dan orang yang bermusuhan.

Pada malam ini, doa-doa dikabulkan dan amal-amal manusia dilaporkan kepada Allah Ta’ala.

Baca Juga: Binrohtal: Syakban Bulan Istimewa, Ini Amalan dan Keutamaan Malam Nifsu Syakban

Sayyidina Ali bin Abi Thalib radiyallahu anhu berkata: Barang siapa menghidupkan malam Nisfu Syakban dengan ibadah, maka hatinya tidak akan mati di hari matinya hati manusia.

Imam Asy-Syafi’i rahimahullah menyatakan: Doa dikabulkan pada lima malam: malam Jumat, malam Idul Fitri, malam Idul Adha, malam pertama Rajab, dan malam Nisfu Syakban.

Nabi Isa alaihissalam suatu hari berjalan di bukit. Tiba-tiba ada sinar indah di atas bukit.

Allah Ta’ala lalu menunjukkan keajaiban di dalam gunung itu. Gunung itu terbelah lalu muncul batu.

Di dalam batu tersebut terdapat seorang yang sudah sangat tua sedang beribadah kepada Allah Ta’ala.

Orang itu sudah beribadah di dalam batu ratusan tahun. Tiap ingin minum muncul minuman. Tiap ingin makan muncul makanan.

’’Saya beribadah siang malam dalam batu ini sudah 400 tahun, dan selama itu pula saya tidak pernah melakukan dosa dan maksiyat.’’

Nabi Isa kagum terhadap orang tersebut. Kemudian beliau berkata: Ya Allah, Tuhanku, masih adakah kiranya orang yang lebih baik dari pada orang ini?

Masih adakah orang yang pahalanya lebih banyak dari pada ibadahnya orang ini?

Kemudian Allah Ta’ala berfirman: Sesungguhnya seseorang dari umat Muhammad sallallahu alaihi wa sallam yang menjumpai bulan Syakban, dan ia salat di malam nisfu Syakban, itu bagiku lebih utama dari pada ibadahnya orang ini selama 400 tahu.

Mendengar firman Allah tersebut, kemudian Nabi Isa berkata: Aduh, alangkah bahagianya andaikan aku jadi umatnya Nabi Muhammad sallallahu alaihi wa sallam.

Pada malam nisfu Syakban, kita dianjurkan banyak beribadah dan berdoa kepada Allah Ta’ala.

Di antaranya dengan salat sunat minimal dua  rakaat. Usai Fatihah rakaat pertama baca Surat Alkafirun. Usai Fatihah rakaat kedua baca surat Ikhlas.

Setelah salam membaca surat Yasin satu kali kemudian berdoa mohon diberi umur yang berkah.

Kemudian membaca surat Yasin kedua dan berdoa mohon diberi rizki yang berkah.

Kemudian baca Yasin ketiga dan berdoa mohon diberi tetap iman dan khusnul khatimah. (jif/naz)

Editor : Ainul Hafidz
#Polres Jombang #malam istimewa #doa #syakban #masjid #Doa Mustajab #Malam Nifsu Syaban #Nifsu Syaban #istimewa #Binrohtal #Jombang