JombangBanget.id – Petani penerima pupuk bersubsidi di Kabupaten Jombang kembali bertambah.
Sebanyak 1.130 petani baru resmi masuk dalam data Elektronik Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok (e-RDKK) setelah Dinas Pertanian (Disperta) membuka pendaftaran ulang.
’’Dari pendaftaran ulang kemarin, sekitar 1.130 petani berhasil kami masukkan ke dalam e-RDKK. Mereka sebelumnya belum terdaftar karena kendala teknis,’’ kata Kepala Bidang Sarana dan Prasarana Pertanian Dinas Pertanian Jombang, Eko Purwanto, (23/1).
Pendaftaran ulang e-RDKK dilaksanakan pada 12–20 Januari. Ini dilakukan untuk mengakomodasi petani yang belum terdata akibat berbagai kendala teknis.
Kendala yang dihadapi petani cukup beragam. Mulai dari sistem yang menolak data, akses aplikasi yang lambat, hingga kesalahan teknis saat proses input di lapangan.
’’Ada data yang sudah diinput tapi ditolak sistem. Juga karena aplikasi lemot. Selain itu, faktor human error juga masih terjadi,’’ terangnya.
Dengan tambahan tersebut, jumlah petani yang terdata dalam e-RDKK di Kabupaten Jombang kini 72 ribu petani.
Sebelumnya, sekitar 71 ribu petani telah lebih dulu terdaftar setelah Disperta melakukan sosialisasi secara masif kepada kelompok tani di seluruh kecamatan.
Pembaruan data ini penting agar tidak ada petani yang berhak menerima pupuk subsidi tapi justru kehilangan akses.
’’Harapan kami, semua petani yang memang berhak bisa terakomodasi dan tidak ada yang tertinggal,’’ tegasnya. (yan/jif)
Editor : Ainul Hafidz