JombangBanget.id – Aksi pembuangan limbah ke aliran Sungai Brantas, Kecamatan Ploso meresahkan warga.
Sejumlah orang tepergok warga saat membuang sejumlah karung limbah diduga berupa sisa daging.
Sebagai tindak lanjut, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Jombang menerjunkan tim dan melakukan penelusuran pelaku pembuang limbah.
Peristiwa itu terjadi pada Senin (1/12) sekitar pukul 17.00. Saat itu, salah salah satu warga tengah mengoperasikan drone untuk mengambil video pemandangan sore hari di kawasan sungai Brantas.
Tiba-tiba pandangan kamera tersorot aktivitas kendaraan pikap warna silver yang tengah berhenti di jembatan lama Ploso.
Terlihat sejumlah pria dengan santainya membuang sejumlah karung diduga berisi sampah ke aliran Sungai Brantas.
”Mereka sekitar lima orang bawa pikap. Terus buang tumpukan sampah dalam karung dan plastik ke sungai,” terang B, warga di sekitar lokasi.
Sadar aksi mereka tersorot kamera drone, mereka langsung menghentikan aksinya dan kabur ke arah Ploso.
”Begitu mereka lihat drone yang saya terbangkan, mereka langsung lari ke arah Ploso (utara). Limbahnya seperti limbah daging, ada warna merah-merah dan hitam-hitamnya. Warga juga tidak tahu itu berasal dari pabrik mana,” tambahnya.
Ia menduga aksi tersebut bukan kali pertama dilakukan. Sejumlah warga mengaku kerap memergoki aktivitas pembuangan limbah di lokasi tersebut.
”Kalau warga cerita kemarin hampir setiap hari, tapi warga mau menegur ya tidak berani, karena mereka kan ramai-ramai membuangnya,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Jombang, Miftahul Ulum, memastikan pihaknya sedang melakukan penelusuran terkait peristiwa tersebut.
”Saya akan koordinasikan dengan OPD terkait, baik Satpol PP maupun PUPR, untuk membantu mengidentifikasi pelaku pembuangan limbah di Sungai Brantas,” ujar Ulum.
Ia menegaskan tim DLH telah turun ke lokasi untuk melakukan identifikasi lanjutan, termasuk mencari sumber limbah serta pemilik kendaraan pikap tersebut.
”Tim dari DLH sudah turun ke melakukan identifikasi di lokasi,” tegasnya.
Ulum menyebut, dari hasil penelusuran di lokasi, tim menemukan karung berisi sampah yang tersangkut di jembatan diduga bagian dari sampah yang dibuang pelaku Senin (1/12) sore.
”Tim kami menemukan sampah yang tidak terbuang ke sungai. Sampah yang dibuang itu nampaknya limbah usaha pemotongan ayam atau bulu,” terangnya.
Tim juga berusaha menggali informasi kepada sejumlah warga sekitar. Diduga aktivitas pembuangan limbah bukan kali pertama dilakukan.
”Memang ini bukan yang pertama, kesaksian warga sebelum ini ada pembuangan serupa dua atau tiga hari yang lalu,” tambahnya.
Meski sudah menemukan jenis sampah yang dibuang, Ulum mengaku belum berhasil mendeteksi pelaku.
”Kami belum bisa menyebut dari mana, namun asalnya dari arah selatan jembatan,” tambahnya. (riz/naz)
Editor : Ainul Hafidz