Bisnis Desa Kita Features Hiburan Hukum Jombangan Jurnalisme Warga Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Olahraga Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Politika Religia Sosok Wisata

Antisipasi Banjir, Saluran Watudakon Jombang Dinormalisasi, Ini Progres Terbarunya

Ainul Hafidz • Jumat, 31 Oktober 2025 | 23:14 WIB
DIKERUK: Afvoer Watudakon di Dusun Pulosari, Desa Pojokrejo, Kecamatan Kesamben, Jombang dinormalisasi.
DIKERUK: Afvoer Watudakon di Dusun Pulosari, Desa Pojokrejo, Kecamatan Kesamben, Jombang dinormalisasi.

JombangBanget.id – Memasuki musim penghujan,  ancaman banjir yang kerap merendam wilayah Kecamatan Kesamben Jombang jadi perhatian pemkab.

Salah satunya melakukan normalisasi Afvoer Watudakon.

Mu’alim, Juru Pengairan UPT PSDA Kecamatan Kesamben dari Dinas PUPR Jombang mengatakan,  meski kewenangan teknis saluran berada di bawah BBWS Brantas, penanganan awal dilakukan Dinas PUPR Jombang atas permohonan pemerintah desa setempat.

”Dinas PUPR Jombang menormalisasi sisi kanan. Mulai dari Dusun Jungkir (Desa Watudakon), hingga ke Dusun Watudakon sepanjang 3 kilometer,” jelas Mu’alim.

Selain itu, Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Brantas juga menerjunkan alat berat untuk mendukung kegiatan normalisasi.

”Jadi BBWS Brantas mulai 18 Oktober itu mendatangkan alat berat ikut menormalisasi,” imbuh Mu’alim.

BBWS Brantas berencana melanjutkan pekerjaan dari Dusun Pulosari dan Dusun Gongseng di Desa Pojokrejo, hingga ke belakang area Kimia Farma di Desa Jombok.

Namun, tahapan teknis lanjutan masih menunggu petunjuk dari balai.

”Jadi dari belakang Kimia Farma itu sampai ke pertemuan Afvoer Watudakon dengan Afvoer Pesanggrahan,” ujarnya.

Saat ini, fokus pengerjaan masih di sisi kanan saluran. Setelah rampung, tahap berikutnya akan menyasar sisi kiri, terutama hulu di Dusun Jungkir.

”Ke depan, kanan dan kiri saluran Afvoer Watudakon seluruhnya akan dinormalisasi agar aliran air lebih lancar dan tidak lagi menimbulkan banjir, baik ke permukiman penduduk atau ke pertanian,” pungkas Mu’alim. (fid/naz)

Editor : Ainul Hafidz
#Pemkab Jombang #permukiman #Pertanian #afvoer #BBWS Brantas #Normalisasi #banjir #watudakon #Kesamben #Jombang