Bisnis Desa Kita Features Hiburan Hukum Jombangan Jurnalisme Warga Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Olahraga Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Politika Religia Sosok Wisata

Jombang Targetkan Jadi Kabupaten Layak Anak 2026, Jambore Ini Jadi Titik Awal

Wenny Rosalina • Jumat, 19 September 2025 | 13:13 WIB

 

TELADAN: Bupati Warsubi dan Bunda Genre Yuliati Nugrahani Warsubi bersama anak-anak peserta Jambore Anak 2025 di Pendopo Kabupaten Jombang, Rabu (17/9).
TELADAN: Bupati Warsubi dan Bunda Genre Yuliati Nugrahani Warsubi bersama anak-anak peserta Jambore Anak 2025 di Pendopo Kabupaten Jombang, Rabu (17/9).

JombangBanget.id – Jambore Anak 2025 di Kabupaten Jombang dihelat selama dua hari, Selasa (16/9) sampai Rabu (17/9) di Pendopo Kabupaten Jombang.

Ini momentum membangkitkan semangat mewujudkan Kabupaten Jombang yang baik, maju dan ramah anak.

’’Semua kegiatan ditangani anak-anak. Ini hari mereka. Kami berikan ruang agar anak-anak berkreasi,’’ kata Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPKB PPPA) Jombang, dr Ma’murotus Sa’diyah.

Jambore Anak digelar dengan beberapa rangkaian acara. Pembukaan dibuka dengan cucuk lampah penari remo anak.

Penampilan tari remo dari anggota Forum Anak Jombang (FAJ). Pantomim dari peserta SLBN Jombang Felixo Ramadhan.

Pemberian cenderamata berupa wayang oleh ketua FAJ dan gambaran tangan wajah Bupati Warsubi dari siswa SLB Negeri Jombang, Mochammad Zulfikar.

Serta perumusan suara anak Indonesia Kabupaten Jombang.

Jambore Anak 2025 menjadi semangat baru. Diharapkan anak-anak memiliki ruang aman untuk didengar, bersuara, dan menyampaikan aspirasinya.

Bupati Warsubi hadir didampingi Ketua Tim Penggerak PKK sekaligus Bunda GenRe Kabupaten Jombang, Yuliati Nugrahani Warsubi.

Turut mendampingi, Wakil Bupati Salmanudin beserta Ning Ema Erfina, Sekdakab Agus Purnomo bersama Ketua DWP Kabupaten Jombang, Lilik Agus Purnomo.

Bupati Warsubi menegaskan komitmen pemerintah daerah menjadikan Jombang sebagai Kabupaten Layak Anak pada 2026.

Jambore Anak bukan sekadar ajang berkumpul, tetapi wadah strategis untuk mengasah kreativitas, memperkuat karakter, sekaligus menumbuhkan kepedulian sosial anak-anak.

’’Anak-anak adalah pelopor perubahan positif sekaligus penyampai aspirasi. Mereka butuh ruang aman, ramah, dan sehat untuk bertumbuh kembang,’’ kata Bupati Warsubi.

Ia juga menekankan pentingnya kewaspadaan terhadap ancaman nyata yang dihadapi generasi muda.

Mulai dari bahaya narkoba, rokok, hingga pernikahan usia anak.

Jambore Anak dapat menjadi langkah preventif yang efektif dalam membekali anak dengan pengetahuan, kesadaran, serta memperkuat peran keluarga sebagai benteng utama perlindungan.

Jambore Anak diharapkan menjadi momentum penguatan sinergi pemerintah, sekolah, keluarga, dan seluruh stakeholder untuk memastikan hak-hak anak terlindungi.

Pemerintah Kabupaten Jombang berkomitmen menghadirkan generasi yang sehat, cerdas, berakhlak mulia, serta siap menyongsong masa depan yang gemilang. (wen/jif)

Editor : Ainul Hafidz
#jambore anak #kabupaten layak anak #layak anak #Jombang #Anak #DPPKB-PPPA Jombang