Bisnis Desa Kita Features Hiburan Hukum Jombangan Jurnalisme Warga Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Olahraga Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Politika Religia Sosok Wisata

Binrohtal: Ini Ancaman Allah SWT bagi Umat yang Tinggalkan Amar Makruf Nahi Munkar

Rojiful Mamduh • Kamis, 18 September 2025 | 12:26 WIB
Binrohtal, sebuah tulisan soal ceramah islam dari beberapa tokoh islam di Jombang.
Binrohtal, sebuah tulisan soal ceramah islam dari beberapa tokoh islam di Jombang.

JombangBanget.id - Rois Syuriyah MWCNU Kecamatan Ngoro, Jombang, KH Moh Mahrus, menjelaskan pentingnya amar makruf nahi munkar alias memerintahkan kebaikan dan mencegah kemungkaran.

’’Alquran sumber utama keberkahan. Namun, keberkahan ini bisa Allah cabut apabila umat meninggalkan amar makruf nahi munkar,’’ tuturnya, saat ngaji usai salat Duhur di Masjid Agung Junnatul Fuadah, Polres Jombang, Rabu (17/9).

Allah Ta’ala menegaskan, Alquran diturunkan sebagai kitab penuh berkah.

Sebagaimana disebutkan dalam QS Al-An'am 92 juga QS Shad 29.

Membaca Alquran bukan hanya berpahala, tapi mendatangkan berkah dalam hidup, keluarga, rumah, dan masyarakat.

Nabi Muhammad sallallahu alaihi wa sallam bersabda: Bacalah Alquran karena ia akan datang pada hari kiamat memberi syafaat kepada pembacanya.

Tempat yang dibacakan Alquran menjadi tenang, diberkahi, dan dipenuhi malaikat.

Rasulullah bersabda: Tidaklah suatu kaum berkumpul di salah satu rumah Allah, membaca dan mempelajari Kitabullah, melainkan akan turun kepada mereka ketenangan, rahmat meliputi mereka, para malaikat mengelilingi mereka dan Allah menyebut mereka di hadapan makhluk yang ada di sisi-Nya.

Namun, berkah ini bisa tertutup jika umat hanya sibuk membaca tapi meninggalkan perintah Allah yang lain: Amar makruf nahi munkar.

Amar makruf nahi munkar merupakan kewajiban setiap muslim. Sebagaimana ditegaskan dalam QS Ali Imran 110.

Rasulullah bersabda: ’’Demi Dzat yang jiwaku berada di tangan-Nya, sungguh kalian harus menyuruh kepada yang makruf dan mencegah dari yang munkar, atau (jika tidak) Allah akan menurunkan azab kepada kalian, lalu kalian berdoa kepada-Nya dan tidak dikabulkan.

Baca Juga: Binrohtal: Ini Lima Pesan Malaikat Jibril, Jadi Pegangan Hidup agar Tenang Dunia dan Akhirat

Imam Al-Ghazali berkata; Kerusakan umat bukan karena banyaknya orang kafir, tapi karena diamnya orang yang berilmu terhadap kemungkaran.

Sebagaimana disebutkan dalam QS Al-Ma’idah 78–79. Bani Israil dilaknat karena mereka melihat kemungkaran namun tidak mencegahnya.

Amar makruf nahi munkar adalah kewajiban pribadi setiap muslim sesuai kemampuan.

Rasulullah bersabda: Barangsiapa di antara kalian melihat kemungkaran maka ubahlah dengan tangannya. Jika tidak mampu, maka dengan lisannya.

Jika tidak mampu, maka dengan hatinya. Dan itu adalah selemah-lemahnya iman.

Yang punya ilmu, amar makruf nahi munkar dengan ilmu. Yang punya jabatan, gunakan kekuasaannya untuk amar makruf nahi munkar.

Alkisah, suatu ketika, Imam Ahmad bin Hanbal dipenjara dan disiksa karena menolak mengikuti pendapat penguasa yang mengatakan, ’’Alquran itu makhluk’’.

Beliau tetap menegakkan kebenaran walau harus menderita. Karena itu, umat Islam hari ini masih mengenal kebenaran Alquran sebagai kalamullah.

Imam Ahmad berkata: ’’Jika ulama diam, siapa lagi yang akan menyampaikan kebenaran kepada umat?’’ (jif/naz)

Editor : Ainul Hafidz
#Polres Jombang #ancaman #Amar makruf nahi munkar #Allah SWT #masjid #tinggalkan #Binrohtal #Jombang