Bisnis Desa Kita Features Hiburan Hukum Jombangan Jurnalisme Warga Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Olahraga Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Politika Religia Sosok Wisata

1.622 Sarjana Masih Nganggur, Begini Kata Disnaker Jombang

Wenny Rosalina • Jumat, 5 September 2025 | 14:11 WIB
Ilustrasi pengangguran.
Ilustrasi pengangguran.

JombangBanget.id – Angka pengangguran di Kabupaten Jombang masih tinggi.

Hingga akhir 2024, total ada 28.738 masyarakat masih menganggur.

1.662 di antaranya merupakan masyarakat dengan gelar sarjana.

’’Data semuanya dari BPS (Badan Pusat Statistik) Jombang,’’ kata Kepala Dinas Tenaga Kerja Jombang, Isawan Nanang Rusdianto.

Pengangguran mayoritas lulusan SMA, 10.140 warga.

Disusul lulusan SMK sebanyak 6.719. Lulusan SD 6.071 dan lulusan SMP 4.155 orang.

Jika dibandingkan tahun 2023, angkanya memang berubah, ada yang mengalami kenaikan ada yang mengalami penurunan setiap jenjang pendidikan.

Pada jenjang sarjana misalnya.

Pada 2023, jumlah sarjana yang menganggur 2.790, meningkat dibanding 2022 sebanyak 529 sarjana.

Dari data pencari kerja, tahun 2024, jumlah pencari kerja dengan lulusan D4 ada 44 orang.

Bahkan satu orang lulusan S2 mencari kerja melalui kegiatan jobfair.

Baca Juga: Kandang Kosong hingga Biogas Nganggur, DPRD Jombang Soroti Proyek Bantuan Kemendes PDTT

784 lainnya lulusan SLTA dan enam lulusan SD.

Isawan mengaku telah menjalin komunikasi dengan sejumlah perguruan tinggi untuk membantu menekan angka pengangguran.

Salah satunya dengan memberikan bekal kompetensi.

Salah satu penyebab pengangguran disebabkan tidak seimbangnya jumlah lulusan dengan jumlah lapangan kerja yang ada.

’’Setiap tahun pasti ada ribuan lulusan baru, di semua jenjang, sedangkan lapangan kerja juga tidak mungkin mampu penyerap semuanya,’’ paparnya. (wen/jif)

Editor : Ainul Hafidz
#sarjana nganggur #Pemkab Jombang #BPS Jombang #Warga Jombang #warga #pengangguran #Disnaker Jombang #Jombang