Bisnis Desa Kita Features Hiburan Hukum Jombangan Jurnalisme Warga Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Olahraga Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Politika Religia Sosok Wisata

Binrohtal: Saat 17 Agustus Mengingatkan Kita pada 17 Rakaat Salat Wajib

Rojiful Mamduh • Kamis, 28 Agustus 2025 | 13:05 WIB
Binrohtal, sebuah tulisan soal ceramah islam dari beberapa tokoh islam di Jombang.
Binrohtal, sebuah tulisan soal ceramah islam dari beberapa tokoh islam di Jombang.

JombangBanget.id - Pengasuh PP Halimiyah Tambakberas, Jombang, KH Lukman Hakim, menjelaskan pentingnya salat lima waktu.

’’Indonesia merdeka 17 Agustus dan dalam sehari semalam kita salat wajib 17 rakaat. Untuk mensyukuri kemerdekaan, kita harus istiqamah salat lima waktu,’’ tuturnya, saat ngaji usai salat Duhur di Masjid Agung Junnatul Fuadah Polres Jombang, Rabu (27/8).

Salat pilar utama dalam Islam. Orang yang menegakkan salat berarti menegakkan agama.

Sebaliknya, meninggalkan salat berarti meobohkan agama. Salat juga menjadi pembeda antara muslim dan kafir.

Rasulullah Muhammad sallallahu alaihi wa sallam bersabda: Sesungguhnya amal yang pertama kali dihisab dari seorang hamba pada hari kiamat adalah salatnya.

Jika salatnya baik, maka baik pula seluruh amalnya.

Syarat sahnya salat ada tujuh. Islam, berakal, dan tamyiz (mampu membedakan baik-buruk).

Suci dari hadas dan najis. Nabi bersabda; Allah tidak menerima salat tanpa bersuci.

Syarat lainnya yakni menutup aurat, masuk waktu salat dan menghadap kiblat. ’’Rukun salat ada 17,’’ terangnya.

Niat (di dalam hati). Berdiri bagi yang mampu. Takbiratul ihram. | Membaca surat Al-Fatihah. Rukuk dan tumakninah dalam rukuk.

I’tidal dan tumakninah dalam i’tidal. Sujud dan tumakninah dalam sujud. Duduk di antara dua sujud dan tumakninah dalam duduk.

Baca Juga: Binrohtal: Bukan Cuma Upacara, Ini Lima Cara Nyata Bentuk Syukur Kemerdekaan

Duduk tasyahud akhir. Membaca tasyahud akhir. Membaca salawat atas Nabi di tasyahud akhir.

Salam pertama dan tertib (berurutan). Tumakninah yakni berhenti seukuran baca tasbih.

Suatu hari, Rasulullah berkata kepada orang yang baru salat ’’Kembalilah dan ulangi salatmu, karena engkau belum salat.’’

Orang itu pun kembali dan mengulangi salatnya sebagaimana yang tadi ia lakukan.

Kemudian ia kembali memberi salam kepada Nabi. Namun Nabi kembali berkata: ’’Kembalilah dan ulangi salatmu, karena engkau belum salat.’’

Ini terjadi tiga kali, hingga akhirnya orang itu berkata: ’’Demi Allah, aku tidak bisa salat dengan cara yang lebih baik dari ini. Maka ajarilah aku, wahai Rasulullah!’’

Rasulullah lalu bersabda: Jika engkau hendak salat, maka bertakbirlah.

Lalu bacalah dari Alquran yang mudah bagimu. Kemudian rukuklah hingga tumakninah, lalu bangkitlah hingga engkau berdiri tegak, kemudian sujudlah hingga tumakninah, lalu duduklah di antara dua sujud hingga tumakninah.

Lakukan itu dalam seluruh salatmu.

Alkisah, Al-Hasan Al-Bashri, seorang tabi’in terkenal, pernah menangis ketika melihat seseorang salat dengan tergesa-gesa.

Ia berkata: ’’Demi Allah, ini bukan salat! Salat itu khusyuk hati, tunduk anggota badan, dan tumakninah dalam setiap gerakan.’’ (jif/naz)

Editor : Ainul Hafidz
#Polres Jombang #rakaat salat #masjid #agustusan #Binrohtal #17 agustus #Jombang #merdeka #salat #17 #kemerdekaan