Bisnis Desa Kita Features Hiburan Hukum Jombangan Jurnalisme Warga Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Olahraga Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Politika Religia Sosok Wisata

Binrohtal: Hiduplah Seperti Musafir, Harus Siap Pulang Bawa Amal

Rojiful Mamduh • Selasa, 29 Juli 2025 | 13:59 WIB
Binrohtal, sebuah tulisan soal ceramah islam dari beberapa tokoh islam di Jombang.
Binrohtal, sebuah tulisan soal ceramah islam dari beberapa tokoh islam di Jombang.

JombangBanget.id - Anggota Komisi Dakwah MUI Jombang, KH Khairil Anam, menjelaskan pentingnya mengumpulkan bekal akhirat sebanyak-banyaknya.

’’Rasulullah Muhammad sallallahu alaihi wa sallam bersabda; Jadilah engkau di dunia ini seolah-olah orang asing atau seorang musafir yang sedang dalam perjalanan,’’ tuturnya, saat ngaji usai salat Duhur di Masjid Agung Junnatul Fuadah, Polres Jombang, Senin (28/7).

Orang asing meninggalkan kampung halamannya pergi menuju daerah lain untuk mencari penghasilan sebanyak-banyaknya kemudian dibawa pulang.

Ketika pulang membawa hasil banyak, dia akan merasa bahagia.

’’Begitu juga hidup di dunia, harus mencari penghasilan sebanyak-banyaknya untuk dibawa pulang ke akhirat. Penghasilan itu tidak lain adalah ibadah dan amal saleh,’’ urainya.

Sebagaimana firman Allah Ta'ala QS Alqasas 77.

Dan carilah pada apa yang telah dianugerahkan Allah kepadamu (kebahagiaan) negeri akhirat, dan janganlah kamu lupakan bagianmu di dunia.

’’Siapa saja yang pulang ke akhirat dengan membawa amal yang banyak, maka sungguh ia orang yang beruntung,’’ terangnya.

Sebagaimana disebut dalam QS Al-Qari’ah 6–7. Orang yang berat timbangan (kebaikan)-nya, maka dia berada dalam kehidupan yang memuaskan (bahagia).

’’Namun bila pulang tidak membawa apa-apa, sungguh ia orang yang buntung,’’ ungkapnya.

QS Al-Qari’ah 8–9; Adapun orang yang ringan timbangan (kebaikan)-nya, maka tempat kembalinya neraka Hawiyah.

Baca Juga: Binrohtal: Empat Amalan Sederhana Sebelum Tidur, Tapi Pahalanya Luar Biasa

Ibnu Umar menegaskan, jika ada kesempatan beramal di pagi hari, jangan ditunda sore hari.

’’Ini peringatan agar kita benar-benar bisa memanfaatkan kesempatan untuk memperbanyak ibadah dan amal saleh, karena itu semua yang akan dibawa pulang. Jangan ditunda-tunda karena kesempatan tidak datang dua kali,’’ paparnya.

Gunakanlah masa sehatmu sebelum datang sakitmu, dan hidupmu sebelum datang kematianmu. Waktu adalah makhluk Allah yang tidak bisa diputar kembali.

Dikisahkan bahwa seorang wali Allah bermimpi bertemu dengan seorang pemuda yang baru meninggal. Wali itu bertanya, ’’Bagaimana keadaanmu sekarang?’’

Pemuda itu menjawab, ’’Aku sangat bersyukur, karena aku telah membawa banyak bekal.’’

Wali itu bertanya lagi, ’’Apa bekalmu?’’

Pemuda itu menjawab, ’’Setiap pagi aku memulai hariku dengan istighfar, sedekah meski sedikit, dan salat sunnah dua rakaat sebelum Subuh. Kecil amalnya, tapi ternyata besar nilainya di akhirat.’’

Seenak-enaknya di dunia, maksimal kita hidup hanya 100 tahun. Sedangkan di akhirat kita selama-lamanya. Tentu kita harus mengutamakan akhirat.

Imam Syafi’i rahimahullah berkata; Dunia ini hanya sesaat, maka jadikanlah ia untuk taat kepada Allah SWT. (jif/naz)

Editor : Ainul Hafidz
#Polres Jombang #hidup #masjid #akhirat #musafir #bekal akhirat #Binrohtal #Jombang