JombangBanget.id - Setelah diberikan pembinaan, ratusan anggota perkumpulan Bajingan Tanpa Dosa (Batandos) dikembalikan kepada orang tuanya masing-masing.
Banyak dari mereka yang menangis saat dijemput orang tuanya didampingi perangkat desa di Mapolres Jombang.
Remaja yang rata-rata berusia 17-20 tahun ini, tampak hanya tertunduk saat satu per satu nama orang tuanya dipanggil.
Sambil duduk berderet di lapangan, masing-masing anggota gerombolan ini diminta sungkem kepada orang tuanya masing-masing.
Tidak sedikit dari meraka kedapatan menangis haru sambil memeluk orang tuanya.
"Terima kasih pak polisi, dan mohon maaf sebesar-besarnya atas kelakuan anak saya,” ungkap Yuli, salah satu ibu saat diwawancarai wartawan.
Ia menyebut, sebelum diamankan polisi anaknya memang sempat pamit kepadanya untuk pergi ke Wonosalam.
”Pamitnya memang ke Wonosalam, tapi tidak ngerti ternyata ada kegiatan seperti itu,” imbuhnya.
Ia pun mewanti-wanti anaknya agar tidak mengulangi lagi perbuatannya.
”Ojo dibaleni maneh yo le, ibuk iki usaha dewean, gak enek sing ngewangi,” ucapnya sembari berderai air mata.
Tak hanya Yuli, sejumlah orang tua lainnya juga terlihat menangis saat menjemput anaknya di Mapolres Jombang.
Baca Juga: Student Journalism: Masa Remaja
Kasatreskrim Polres Jombang AKP Margono Suhendra menyebut para remaja bisa dipulangkan setelah orang tuanya datang.
”Jadi kepada mereka kita beri pembinaan dan kita panggil orang tua dan perangkat desanya untuk menjemput, khususnya yang dari Jombang,” terangnya. (riz/naz)
Editor : Ainul Hafidz