Bisnis Desa Kita Features Hiburan Hukum Jombangan Jurnalisme Warga Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Olahraga Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Politika Religia Sosok Wisata

Binrohtal: Penyakit Rohani Lebih Berat dari Fisik, Begini Penjelasannya

Rojiful Mamduh • Selasa, 22 Juli 2025 | 13:40 WIB
Binrohtal, sebuah tulisan soal ceramah islam dari beberapa tokoh islam di Jombang.
Binrohtal, sebuah tulisan soal ceramah islam dari beberapa tokoh islam di Jombang.

JombangBanget.id - Pengasuh PP Al Madienah, Denanyar, Jombang, KH Muhammad Najib Muhammad, menjelaskan pentingnya menetapi tauhid sepanjang tahun.

’’Jumlah bulan ada 12 dan huruf la ilaha illallah juga ada 12. Ini menunjukkan bahwa kita diharapkan menetapi tauhid sepanjang tahun dan seumur hidup,’’ tuturnya, saat ngaji usai salat Duha di Masjid Agung Junnatul Fuadah, Polres Jombang, Rabu (16/7).

Kita diharapkan memegang tauhid sepanjang hidup kita apapun profesi kita.

’’Karena memang profesi manusia itu digariskan ada bermacam-macam,’’ terangnya.

Sebagaimana ditegaskan dalam QS Allail 4. Sesungguhnya usaha kamu memang berbeda-beda.

Gus Najib juga mengapresiasi adanya bimbingan rohani dan mental (binrohtal) yang rutin dilaksanakan di Polres Jombang.

’’Karena penyakit rohani itu lebih berat dibanding penyakit fisik,’’ terangnya.

Penyakit fisik selesai begitu kita mati. Namun penyakit rohani akan terus ada meski seseorang telah mati.

’’Penyakit rohani seperti sombong, hasud dan pelit itu akan terus berdampak hingga di akhirat,’’ tegasnya.

Rasulullah Muhammad sallallahu alaihi wa sallam bersabda; Tidak akan masuk surga orang yang di dalam hatinya terdapat kesombongan sekecil apapun.

Hasud atau iri dengki, tidak suka melihat orang lain mendapat nikmat, bahkan ingin nikmat orang lain hilang, bisa menghapus pahala amal saleh.

Baca Juga: Binrohtal: Mengendalikan Emosi Jadi kekuatan Sejati Manusia

Nabi bersabda; Waspadalah terhadap hasud, karena hasud itu memakan kebaikan seperti api memakan kayu bakar.

Terkait pelit atau kikir, Nabi bersabda; Takutlah kalian dari sifat kikir, karena kikir telah membinasakan orang-orang sebelum kalian.

Orang yang pelit jauh dari surga, jauh dari Allah, jauh dari manusia dan dekat dengan neraka.

Sedangkan orang yang dermawan dekat dengan surga, dekat dengan Allah, dekat dengan manusia dan jauh dari neraka.

Penyakit rohani lainnya yakni pamer atau riya. Riya menghapus pahala amal.

Sebagaimana disebutkan dalam QS Albaqarah 264.

Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu menghilangkan (pahala) sedekahmu dengan menyebut-nyebutnya dan menyakiti (perasaan si penerima), seperti orang yang menafkahkan hartanya karena riya kepada manusia.

Termasuk penyakit rohani yakni bohong atau dusta. Nabi bersabda; Sesungguhnya kejujuran membawa kepada kebaikan dan kebaikan membawa ke surga.

Dan sesungguhnya dusta membawa kepada kejahatan, dan kejahatan membawa ke neraka.

Sifat munafik juga termasuk penyakit rohani.

Dalam QS Annisa 145 ditegaskan; Sesungguhnya orang-orang munafik itu (ditempatkan) pada tingkatan yang paling bawah dari neraka. (jif/naz)

 

Editor : Ainul Hafidz
#Polres Jombang #rohani #bahaya #masjid #Binrohtal #Jombang #penyakit