JombangBanget.id – Sampah dan tanaman air tersangkut di pilar jembatan Sungai Ngotok Ring Kanal Desa Madiopuro, Kecamatan Sumobito Jombang (10/7).
Sampah berupa plastik hingga popok mengapung dan dibiarkan tanpa penanganan selama beberapa bulan.
’’Kangkungnya mulai banyak lagi, apalagi sekarang numpuk jadi satu dengan sampah,’’ kata Sumarso salah seorang warga.
Banyaknya sampah disebabkan debit aliran sungai turun. Serta air tak lagi mengalir.
’’Sebelumnya sudah dibersihkan, waktu banjir-banjir Juni. Ternyata sekarang numpuk lagi di situ,’’ imbuhnya.
Dia berharap sampah-sampah itu dibersihkan. ’’Semoga dibersihkan lagi seperti kemarin, biar tidak semakin banyak. Takutnya memicu banjir,’’ kata Sumarso.
Sementara itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Jombang, Bayu Pancoroadi, melalui Kepala Bidang Sumber Daya Air (SDA), Sultoni, mengakui, di lokasi itu sebelumnya sudah dilakukan pembersihan.
’’Pada saat banjir sudah kita bersihkan dan kami angkat. Cuma ini kelihatannya balik lagi,’’ katanya.
Dia berencana melakukan identifikasi di beberapa titik lain. ’’Akan kami koordinasikan dengan teman-teman, kira-kira bisa atau tidak dibersihkan,’’ imbuhnya.
Harapannya, semua pihak ikut serta menjaga sungai bersih dari sampah.
’’Paling tidak desa juga aktif, ada semacam kepedulian dan bareng-bareng,’’ ujar Sultoni.
Saat ini debit air sungai tak naik. Aliran sungai juga tak deras. Dam Yani Desa Budugsidorejo, Kecamatan Sumobito juga masih ditutup untuk kebutuhan pengairan sawah.
’’Ketika air tidak tinggi sebenarnya tidak sampai pengaruh, tetapi akan kami coba bersihkan,’’ ungkapnya. (fid/jif)
Editor : Achmad RW