Bisnis Desa Kita Features Hiburan Hukum Jombangan Jurnalisme Warga Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Olahraga Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Politika Religia Sosok Wisata

Picu Genangan Air, Belasan Saluran di Jombang Dinormalisasi

Ainul Hafidz • Sabtu, 26 April 2025 | 00:06 WIB

 

DIKERUK: Saluran pembuang atau Afvoer Gotan di Kecamatan Ploso, Jombang dinormalisasi.
DIKERUK: Saluran pembuang atau Afvoer Gotan di Kecamatan Ploso, Jombang dinormalisasi.

JombangBanget.id – Sedikitnya 13 saluran buang atau afvoer yang menyebar di kawasan utara dan selatan Sungai Brantas Jombang dilakukan normalisasi.

Menyusul selama ini jadi pemicu terjadinya genangan air ketika musim hujan tiba.

Kepala Dinas PUPR Jombang Bayu Pancoroadi melalui Kabid Sumber Daya Air (SDA) Sultoni menjelaskan, pihaknya saat ini intens melakukan normalisasi saluran.

Langkah ini dilakukan selain sebagai antisipasi banjir, sekaligus menyukseskan 100 hari kerja Bupati Jombang Warsubi dan Wabup Jombang Salmanudin Yazid.

”Jadi target kami dalam 100 hari kerja, sepanjang 26 kilometer saluran ke depan sudah dinormalisasi,” kata Sultoni kepada Jaw Pos Radar Jombang.

Sedikitnya ada 13 saluran yang kini dilakukan penanganan. Di antaranya, Afvoer Brawijaya, Afvoer Karangdagangan, Afvoer Gottan, dan Afvoer Gubrik.

”Sampai dengan saat ini kurang lebih sepanjang 18 kilometer sudah tertangani,” imbuh dia.

Dipilihnya belasan saluran buang itu, menurut Sultoni, karena selama ini menjadi salah satu pemicu genangan air. Baik di lahan pertanian maupun kawasan permukiman.

”Seperti di Kali Jombang Kulon menjadi salah satu penyebab banjir di wilayah Jombang kota, terutama di Desa Pulolor. Lalu ada Afvoer Ndayu yang gandeng renteng dengan Kali Jombang Kulon, itu sekarang normalisasinya sudah selesai,” ujar Sultoni.

Diakui, seluruh saluran tersebut bukan merupakan kewenangan pemkab, melainkan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Brantas.

”Kami tidak fokus kewenangan siapa, malah tidak akan tertangani. Yang jelas, dampak dan kelancaran air yang kami tangani,” tutur dia.

Baca Juga: Waduh, Baru Selesai Dibangun, Plengsengan Saluran di Mojowarno Jombang Ambrol

Diharapkan dengan adanya pengangkatan sedimentasi itu bisa meminimalisir genangan air. Ditarget pada Mei nanti, seluruh pekerjaan sudah tuntas.

”Jadi tidak sepanjang saluran kita normalisasi, kita pilah per spot. Karena faktor sosial dan akses untuk alat berat,” kata Sultoni. (fid/naz)

Editor : Ainul Hafidz
#Pemkab Jombang #saluran #genangan air #Normalisasi #100 hari kerja #banjir #Warsubi #Bupati