JombangBanget.id – Kondisi arus lalu lintas H+3 Lebaran, Kamis (3/4) di Jl Raya Mojoagung, Jombang terpantau ramai lancar.
Kendaraan roda dua maupun roda empat memadati sepanjang jalan.
Kendaraan sempat menumpuk di traffic light hingga jembatan.
’’Memang ada peningkatan volume kendaraan, khususnya dari arah ke timur menuju Surabaya,’’ kata Kapospam Mojoagung, Kompol Yogas.
Peningkatan volume kendaraan mencapai 70 persen.
’’Pola-pola sudah kita siapkan. Jika terjadi penumpukan kendaraan, maka dari titik depan Polsek Mojoagung kita lakukan penarikan,’’ jelasnya.
Ia memperkirakan, puncak arus balik terjadi pada akhir pekan ini.
Sebab, cuti libur Lebaran bagi ASN dan pekerja swasta akan berakhir pada Senin (7/4).
Dia mengimbau pemudik untuk selalu waspada dan hati hati dalam berkendara.
Sementara itu, arus lalu lintas di jalur provinsi mulai dari arah Kecamatan Ploso hingga Kecamatan Tembelang sempat padat kemarin (3/4).
Kasatlantas Polres Jombang, Iptu Rita Puspitasari, mengatakan, kepadatan arus tersebut tidak berlangsung lama.
’’Alhamdulillah tidak berlangsung lama karena anggota di Pos Pam Pintu Tol Tembelang siaga untuk melakukan pengaturan dan melakukan rekayasa,’’ tegasnya.
Kepadatan juga terjadi di jalur arteri nasional Bandarkedungmulyo. Bahkan, antrean kendaraan dari arah Jombang menuju Nganjuk mengular hingga lebih dari dua kilometer.
Pantauan di lokasi, pada pukul 10.30 WIB, sejumlah kendaraan roda empat maupun kendaraan roda dua, nampak berhimpitan dari arah Jombang menuju ke Nganjuk maupun Kediri.
Sedangkan dari arah Nganjuk ke Jombang, terlihat sejumlah kendaraan masih bisa melaju, namun sesekali kendaraan terhenti lantaran ada aktivitas di perlintasan kereta api Gondangmanis.
Andi Prasetyo, 40, pemudik asal Mojokerto dengan tujuan Solo mengakui, arus lalu lintas selama mudik Lebaran tahun ini macet total.
Ia memilih Lebaran +3 untuk mudik ke Solo menggunakan sepeda motor.
’’Tadi berangkat dari rumah jam 8, nyampe sini (perlintasan KA Gondangmanis) jam 11 siang, tiga jam lebih ini macet total,’’ kata Andi.
Setiap tahun ia harus menempuh jarak puluhan kilometer untuk mudik ke kampung halamannya di Solo.
’’Perkiraan perjalanan 12 jam, biasanya kalau normal gak macet hanya 8 jam,’’ ujarnya.
Ia sering beristirahat agar keselamatannya dan keluarga tetap terjaga.
Sementara itu, Kanit Kamsel Satlantas Polres Jombang, Ipda Ken Wahyu mengatakan, arus lalu lintas di jalur arteri Bandarkedungmulyo memang mengalami kepadatan.
’’Tepatnya di rel KA Bandar yang mengarah ke barat, atau mengarah ke Nganjuk, Kediri, terpantau ada perlambatan,’’ katanya.
Ini karena adanya perlintasan kereta api, baik di simpang Mengkreng maupun Bandarkedungmulyo.
’’Ada perlambatan dikarenakan kereta api yang lewat,’’ ucapnya. (ang/riz/jif)
Editor : Ainul Hafidz