JombangBanget.id - Pendeta GPdI House of Prayer Sawahan, Jombang, Petrus Harianto STh, menyampaikan renungan menarik tentang pentingnya selalu menyertakan Tuhan.
’’Kuatkan dan teguhkanlah hatimu, janganlah takut dan jangan gemetar karena mereka, sebab Tuhan, Allahmu, Dialah yang berjalan menyertai engkau; Ia tidak akan membiarkan engkau dan tidak akan meninggalkan engkau,’’ tuturnya mengutip Ulangan 31:6.
Allah Beserta Kita atau Allah Menyertai Kita adalah ungkapan yang tidak asing lagi bagi kita orang-orang percaya.
Dalam Alkitab lebih dari 106 kali ungkapan ini muncul.
Banyak yang tahu dan mengerti, tapi tidak semua yang tahu dan mengerti itu mengalami.
Bukan karena Tuhan pilih kasih dalam hal menyertai umat-Nya, tapi karena tidak punya pengertian yang benar arti penyertaan Tuhan.
Dari ayat kita di atas, Penyertaan Tuhan memiliki pengertian bahwa Allah "tidak akan membiarkan dan meninggalkan kita.’’
Dia selalu ada bagi kita dan Ia selalu berjalan dan menuntun kita.
Ada tiga tanda orang yang hidup dalam penyertaan Tuhan: Pasti kuat menghadapi masalah, pasti mengalami banyak mujizat, pasti menang melewati masalah.
Kita belajar dari bangsa Israel ketika mereka melakukan apa yang jahat di mata Tuhan, Tuhan menyerahkan mereka ke dalam tangan orang Midian tujuh tahun lamanya (Hakim 6:1).
Kejahatan Israel mereka tidak dengar-dengaran dan menaati firman yang Tuhan sampaikan. Sehingga selama tujuh tahun orang Midian berkuasa atas orang Israel.
Baca Juga: Renungan Minggu: Tetap Fokus kepada Tuhan Semata
’’Karena takutnya kepada orang Midian itu, maka orang Israel membuat tempat-tempat perlindungan di pegunungan, yakni gua-gua dan kubu-kubu."
(Hakim-Hakim 6:2) Musuh memusnahkan hasil tanah bangsa itu dan tidak meninggalkan bahan makanan apapun di Israel.
Sehingga orang Israel menjadi sangat melarat oleh perbuatan orang Midian itu.
Lalu "berserulah orang Israel kepada Tuhan dan Tuhan menyatakan penyertaan-Nya atas bangsa Israel." (Hakim-Hakim 6:7).
Kita mendapatkan pengertian apa arti penyertaan Tuhan dalam hidup kita.
Pertama, penyertaan Tuhan tidak membuat segalanya menjadi mudah, tetapi indah.
Allah menyertai bangsa Israel. Tapi "tidak berarti kemudian bangsa Israel bebas dari permasalahan".
Mereka tetap mengalami ancaman demi ancaman, peperangan demi peperangan bahkan hambatan-demi hambatan.
Bahkan sejak jaman Musa memimpin mereka keluar dari Mesir, segalanya tidak berjalan mudah. Namun penyertaan Tuhan selalu ada.
Ada banyak hal yang mereka hadapi. Namun demikian akhir dari perjuangan mereka adalah negeri Kanaan, tanah perjanjian yang berlimpah susu dan madu.
Demikian juga dengan kehidupan kita sebagai orang-orang percaya. Tuhan tidak pernah berjanji membebaskan kita dari masalah.
Tapi Tuhan berjanji akan selalu menyertai memberikan kekuatan sampai yang terbaik kita dapatkan.
Masa-masa yang sulit seringkali diijinkan Tuhan, tapi ujung-ujungnya untuk kebaikan kita.
Tuhan ijinkan beban harus kita pikul, tapi ujung-ujungnya supaya otot-otot iman kita makin kuat.
Kedua, penyertaan Tuhan tidak menghilangkan masalah.
Dalam Hakim-Hakim 6:13. Jawab Gideon kepada-Nya: "Ah, tuanku, jika Tuhan menyertai kami, mengapa semuanya ini menimpa kami?"
Seringkali respons kita seperti Gideon: Kalau Tuhan beserta kok hidupku banyak masalah Selama kita hidup di dunia, masalah akan tetap ada.
Terkadang bahkan Tuhan memakai masalah untuk mendidik dan mendewasakan kita. Juga untuk melatih kekuatan iman kita.
Terkadang masalah juga dipakai Tuhan untuk mengingatkan kita akan hal-hal yang salah yang telah kita lakukan.
Masalah juga seringkali Tuhan pakai untuk menyadarkan kita untuk terus menaruh harap kepada Tuhan.
Percayalah, setiap masalah adalah kesempatan untuk melihat kuasa-Nya bekerja dan tidak akan dibiarkannya orang benar itu kalah.
Dibalik hujan pasti ada pelangi yang berseri, dibalik awan selalu ada mentari yang menanti.
Ketiga, Penyertaan Tuhan, akan menjamin kita dapat menyelesaikan permasalahan
Hakim-hakim 6:16.
Berfirmanlah Tuhan kepadanya: "Tetapi Akulah yang menyertai engkau, sebab itu engkau akan memukul kalah orang Midian itu sampai habis."
’’Percayalah dengan kekuatan dari Tuhan, semua pasti bisa kita selesaikan dan kita akan tampil sebagai pememang. Tuhan Yesus memberkati,’’ tegasnya. (jif/naz)
Editor : Ainul Hafidz