Bisnis Desa Kita Features Hiburan Hukum Jombangan Jurnalisme Warga Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Olahraga Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Politika Religia Sosok Wisata

Renungan Minggu: Tetap Fokus kepada Tuhan Semata

Rojiful Mamduh • Minggu, 2 Maret 2025 | 14:16 WIB
Pendeta GPdI House of Prayer Sawahan, Jombang, Petrus Harianto STh,
Pendeta GPdI House of Prayer Sawahan, Jombang, Petrus Harianto STh,

JombangBanget.id - Pendeta GPdI House of Prayer Sawahan, Jombang, Petrus Harianto STh, menyampaikan renungan menarik tentang pentingnya fokus kepada Tuhan semata.

’’Aku telah mencari Tuhan, lalu Ia menjawab aku, dan melepaskan aku dari segala kegentaranku.

Tujukanlah pandanganmu kepada-Nya, maka mukamu akan berseri-seri, dan tidak akan malu tersipu-sipu,’’ tuturnya mengutip Mazmut 34:5,6.

Ayat ini lahir dari kesadaran Daud bahwa pertolongan sejati hanya datang dari Tuhan.

Daud adalah pribadi yang selalu mengutamakan mencari Tuhan dalam segala hal.

Seperti Daud, di tengah-tengah kegentaran dan apapun yang sedang terjadi mari kita tetap pandang Tuhan saja.

Sebab pandangan mata kita mempengaruhi seluruh kehidupan kita (Matius 6:22-23).

Di akhir zaman menjelang kedatangan Tuhan Yesus kembali, ada banyak peristiwa-peristiwa besar yang mengejutkan.

Hal ini membuat banyak orang takut, khawatir dan kecewa dengan apa yang sedang terjadi.

Bahkan termasuk juga orang yang percaya mengalaminya, karena pandangannya tertuju pada masalah, pergumulan dan persoalan yang sedang terjadi.

Dan hal ini yang membuat ketakutan itu semakin bertambah-tambah.

Baca Juga: Renungan Minggu: Makin Bisa Dipercaya, Semakin Diberkati

Daud, di tengah kesesakkan yang ada, Daud belajar untuk mengarahkan pandangannya kepada Tuhan yang sanggup melepaskannya dari seluruh pergumulan yang ada.

Daud mengarahkan pandangannya kepada Tuhan karena ia percaya bahwa Allah satu-satunya yang dapat menolongnya untuk keluar dari semua persoalannya.

Hari-hari yang ada di depan kita adalah hari-hari yang semakin berat dimana masalah ekonomi, masalah iklim global, kriminalitas, bahkan masalah kesehatan sedang mengguncang dunia.

Hampir semua bangsa di dunia ini sedang diperhadapkan dengan masalah yang sama yang memunculkan kekhawatiran.

Di tengah semuanya ini, maka kitalah yang akan memilih apakah kita fokus pada apa yang akan terjadi atau kita pandang pada Allah.

Kehidupan ini merupakan satu peperangan/pertandingan, yang mengharuskan kita untuk berani memilih.

Saat persoalan tiba, kita diperhadapkan pada dua hal, yaitu: Kemenangan yang membuat muka kita berseri-seri, atau kekalahan yang membuat kita malu tersipu-sipu.

Tentunya kita semua akan memilih untuk menikmati kemenangan yang besar.

Percayalah bahwa harapan kita untuk menang dapat terwujud dengan cara melakukan seperti yang Daud lakukan, yaitu mencari Tuhan dan menujukan pandangan mata kepada-Nya, karena percaya bahwa Tuhan akan menjawab dan melepaskan dari segala kegentaran.

Kita dapat menujukan pandangan pada kesulitan dan pergumulan, atau kita memandang dan berharap kepada Tuhan yang sanggup memberi kemenangan?

Dan itulah pilihan yang menentukan kemenangan kita sebagai anak-anak-Nya.

Masalah bisa datang pada kita kapan saja, dan kita mungkin tidak punya kuasa untuk menghindarinya, tetapi kita sudah diberikan kuasa untuk memilih.

Apa yang mau kita lakukan, menujukan pandangan pada Allah atau pada masalah?

Mari kita kelola hati dan pikiran kita, pandang saja Tuhan, yang sanggup melakukan lebih dari apa yang kita harapkan dan doakan!

Seperti doa Daud, kiranya inilah yang terjadi: "Biarlah cahaya wajah-Mu menyinari kami, ya Tuhan! Engkau telah memberikan sukacita kepadaku, lebih banyak dari pada mereka ketika mereka kelimpahan gandum dan anggur." (Mazmur 4:7).

Pastikan bahwa apapun yang terjadi, kita tetap pandang Tuhan, percaya dan berharap pada Tuhan yang sanggup menolong dan melepaskan kita.

’’Tuhan Yesus memberkati,’’ tegasnya. (jif/naz)

Editor : Ainul Hafidz
#Tuhan #fokus #gpdi house of prayer #Renungan Minggu #sawahan #Jombang #pendeta #Petrus Harianto