Bisnis Desa Kita Features Hiburan Hukum Jombangan Jurnalisme Warga Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Olahraga Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Politika Religia Sosok Wisata

Ratusan Calon Jemaah Haji Tunda Keberangkatan, Begini Penjelasan Kantor Kemenag Jombang

Anggi Fridianto • Jumat, 28 Februari 2025 | 02:03 WIB
DILATIH: CJH Jombang mengikuti latihan manasik haji di Alun-alun Jombang beberapa waktu lalu.
DILATIH: CJH Jombang mengikuti latihan manasik haji di Alun-alun Jombang beberapa waktu lalu.

JombangBanget.id – Sebanyak 209 calon jemaah haji (CJH) yang masuk daftar keberangkatan ibadah haji di Kabupaten Jombang dinyatakan tunda keberangkatan tahun ini.

Alasannya bermacam-macam, seperti belum mampu melunasi biaya penyelenggaraan ibadah haji (Bipih), meninggal dunia hingga sakit.

Kepala Kantor Kemenag Jombang Muhajir menyampaikan, dari hasil pendataan tahun ini, total ada 209 CJH yang menyatatakan tunda keberangkatan.

”Ya, total ada 209 CJH di Jombang,” ujar dia melalui Kasi Penyelenggara Haji dan Umrah (PHU) Kemenag Jombang Ilham Rohim, (29/2).

Ia menyampaikan, ada beberapa alasan CJH menunda keberangkatan.

Pertama, karena tidak mampu melunasi atau faktor ekonomi, jemaah meninggal dunia, menunggu mahrom atau pasangan suami/istri, sakit, tidak diketahui alamat karena pindah, serta cerai.

”Faktornya bermacam macam, dan mayoritas menunggu mahrom atau pasangannya untuk berangkat,” papar dia.

Ia mengatakan, jumlah tersebut diketahui usai petugas Kemenag melakukan verifikasi ke setiap CJH di domisili masing-masing.

Mereka menyatakan tidak berangkat tahun ini disertai membuat surat pernyataan.

”Ya mereka surat pernyataan. Setelah kita verifikasi ke masing-masing jemaah,” papar dia.

Dalam verifikasi tersebut, pihaknya melibatkan petugas tingkat KUA se Kabupaten Jombang.

Baca Juga: Jemaah Haji Jombang Tertinggal di Makkah Diperbolehkan Pulang, Dibarengkan Kloter 98 dari Madura

Mereka turun la door to door dengan mendatangi rumah CJH yang masuk nomor porsi keberangkatan.

Setelahnya, petugas menanyakan kesiapan mereka untuk berangkat. ”Jadi baik yang siap atau tidak berangkat kita buatkan surat pernyataan,” jelas dia.

Seperti diberitakan sebelumnya, sebanyak 1.004 calon jemaah haji (CJH) asal Jombang dipastikan akan berangkat ke tanah suci Makkah tahun ini.

Menyusul, mereka masuk daftar pelunasan biaya penyelenggaraan ibadah haji (Bipih) tahap pertama.

Kepala Kantor Kemenag Jombang Muhajir menyampaikan, jika jumlah jemaah yang berhak melunasi bipih tahap pertama sudah turun.

”Ya, jumlahnya sebanyak 1.004, dengan rincian 976 orang adalah jumlah jemaah haji urut porsi dan 28 jemaah lansia,” ujar dia melalui Kasi Penyelenggara Haji dan Umrah (PHU) Kemenag Jombang Ilham Rohim kepada Jawa Pos Radar Jombang, Selasa (25/2).

Ia mengatakan, sesuai jadwal yang telah ditentukan mereka bisa melunasi bipih tahap pertama sejak 14 Februari hingga 14 Maret mendatang.

Per Selasa (25/2), total ada 436 CJH yang melakukan pelunasan ke bank penerima setoran.

”Pelunasan tahap pertama bisa dilakukan langsung ke bank penerima setoran awal. Kemudian nanti berkas pelunasan dibawa ke sini (Kantor Kemenag Jombang) untuk diverifikasi,” jelas dia. (ang/naz)

Editor : Ainul Hafidz
#penyebab #keberangkatan #Tunda #kemenag #calon jemaah haji #kantor #Jombang #cjh