JombangBanget.id – Pemkab Jombang berencana melelang paket proyek pembangunan jembatan gedung kesenian Rp 2,7 miliar.
Saat ini sudah menunjuk konsultan perencana untuk menyusun dokumen perencanaan.
’’Perencanaan baru kami susun tahun ini, sudah kami tunjuk konsultan. Sekarang masih proses menyusun perencanan,’’ kata Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Jombang, Bayu Pancoroadi, melalui Kepala Bidang Tata Bangunan dan Bina Konstruksi, Edy Santoso, Jumat (21/2).
Karena masih dalam tahap penyusunan, pihaknya belum bisa memastikan titik lokasi konstruksi jembatan.
Rencananya, jembatan itu difungsikan sebagai akses ke gedung kesenian dan ke kantor Dinas Kesehatan (Dinkes) Jombang.
’’Insya Allah di tengah-tengah, tetapi nunggu selesai (dokumen perencanaan) dahulu,’’ imbuhnya.
Begitu juga lebar maupun bentang jembatan, Edy belum bisa memastikan. ’’Sementara masih disusun sama konsultan,’’ ujarnya.
Jadwal penyusunan dokumen itu selama dua bulan ke depan. Paket proyek jembatan itu sendiri rencananya bakal dilelang. ’’Pekerjaan fisiknya akan ditender,’’ ujar Edy.
Pemkab Jombang terus melengkapi sarana prasarana gedung kesenian. Tahun ini bakal dibangun jembatan sebagai akses keluar-masuk.
Pagu anggaran yang disiapkan sebesar Rp 2,7 miliar bersumber anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) 2025.
Pemkab Jombang membangun gedung kesenian 2022. Menyedot anggaran Rp 3,7 miliar bersumber APBD 2022.
Baca Juga: Penanganan Masih Buram, Jembatan Barongsawahan Jombang Kian Melengkung
Tahun 2023, melengkapi sarana dan prasana atau fasilitas bagian dalam gedung kesenian dengan anggaran Rp 2,5 miliar bersumber Perubahaan APBD 2023.
Pada 2024, pemkab juga melengkapi fasilitas dengan membangun gudang dan pemasangan tempat lighting dengan anggaran Rp 350 juta. (fid/jif)
Editor : Ainul Hafidz