JombangBanget.id – Jelang Natal dan Tahun Baru 2025, kondisi jalan nasional di wilayah Kabupaten Jombang rusak berat.
Salah satunya di ruas Jl Gatot Subroto.
Sepanjang jalan ini banyak dipenuhi lubang jalan menganga dalam hingga membentuk kubangan air.
Karena tak kunjung ada penanganan, warga memasang sejumlah pot bunga dari galon bekas sebagai penanda kerusakan jalan.
Kondisi jalan nasional cukup parah terpantau mulai depan kantor Inspektorat Jombang dan kantor Disporapar Jombang di Jl Gatot Subroto.
Kondisi jalan yang berlubang cukup dalam, dengan diameter sekitar 80 cm.
Di lokasi itu, tampak jalan yang berlubang ditandai dengan pot bunga.
Tak jauh dari lokasi tersebut, kondisi jalan rusak juga terpantau di perempatan Jl Gatot Subroto arah ke Jl Airlangga.
Tampak lubang besar menganga menghiasi sejumlah titik.
”Mulai simpang tiga Adipura sudah rusak parah. Kondisinya mirip jeglongan sewu,” ujar Muklis, warga Tembelang yang melintas, Senin (16/12).
Ia mengakui, kerusakan paling parah ada di Jl Gatot Subroto. Pasalnya kondisi kerusakan di sepanjang Jl Brigjen Kretarto mulai mendapat penanganan.
”Kalau dari Sambondukuh ke timur sudah lumayan, banyak yang lubang yang sudah ditambal. Tapi yang di sini belum,” tandasnya.
Ia berharap, pemerintah memperhatikan keluhan warga dengan segera menangani jalan yang berlubang.
Sebab, mendekati Natal dan Tahun Baru 2025 arus kendaraan yang menggunakan jalur arteri dipastikan naik.
”Ya, ini jelang natalan dan tahun baru, harapan kami segera diperbaiki,” pungkasnya.
Dikonfirmasi terpisah, Kepala Dinas PUPR Jombang Bayu Pancoroadi menjelaskan, sesuai kewenangan, jalan nasional menjadi tanggung jawab pemerintah pusat dalam hal ini Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN).
”Karena menjadi wewenang pusat, jadi kita tidak bisa menangani,” ujar dia.
Namun demikian, pihaknya mengaku tidak tinggal diam atas banyaknya kerusakan di jalan nasional.
”Kami sudah akan tindak lanjuti dengan melaporkan ke pusat. Seperti di Jl Seokarno Hatta kemarin juga sudah kami laporkan,” pungkasnya. (ang/naz)
Editor : Ainul Hafidz