Pada tahun 2024 ini, untuk melakukan perubahan dan perbaikan yang lebih andal dan sigap dalam melaksanakan wewenang pengumpulan penerimaan negara atau reformasi perpajakan, Kementerian Keuangan (Kemenkeu) memberikan inovasi baru.
Sebuah sistem perpajakan yang setara dengan negara maju atas persetujuan Direktorat Jenderal Pajak (DJP).
Yakni disebut Sistem Inti Administrasi Perpajakan/Core Tax Administration System (CTAS).
Sistem ini mengubah sistem informasi DJP menjadi sistem informasi yang mencakup seluruh proses bisnis perpajakan berdasarkan basis data yang luas dan akurat.
Sebagai salah satu komponen APBN dengan kontribusi terbesar dalam penerimaan negara, pajak digunakan untuk membiayai berbagai macam pengeluaran publik yang jika APBN bekerja secara maksimal maka pembangunan negara dan kesejahteraan masyarakat akan terjamin.
Pajak dibayarkan oleh rakyat kepada negara berdasarkan undang-undang yang berlaku.
Oleh karena itu, setiap warga negara harus memenuhi kewajiban pajaknya karena tanpa adanya pajak sebagian kegiatan besar negara akan sulit untuk berjalan.
Kebijakan sistem pajak di tahun 2024 ini, difokuskan untuk mendukung transformasi ekonomi seperti memenuhi target penerimaan dan meningkatkan kualitas pelayanan pajak kepada wajib pajak yang lebih baik dan modern agar bisa terus berjalan di berbagai tantangan.
Menurut penulis pada implementasi sistem CTAS ini sangat mengikuti laju pertumbuhan zaman.
Sehingga dapat dinobatkan sebagai institusi pemerintah yang paling maju dan modern dalam menerapkan teknologi informasi.
Sehingga untuk ke depannya, Indonesia memiliki sistem administrasi perpajakan yang setara dengan negara maju.
Baca Juga: Menilai Peran Aktif: Perspektif terhadap Partisipasi Masyarakat dalam Sistem Pemerintahan
Dalam implementasi CTAS, DJP berupaya melakukan sebuah peningkatan dalam berbagai aspek. Seperti pada layanan administrasi, aturan, dan praktik pemungutan pajak.
CTAS menjadi hasil praktik pembelajaran terbaik yang telah dilakukan.
Oleh: Dwi Rahmayanti *)
*) Mahasiswa Program Studi Administrasi Publik
Universitas Muhammadiyah Sidoarjo