Bisnis Desa Kita Features Hiburan Hukum Jombangan Jurnalisme Warga Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Olahraga Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Politika Religia Sosok Wisata

Binrohtal, Memaafkan Jadi Tanda Orang yang Cerdas

Rojiful Mamduh • Sabtu, 27 April 2024 | 15:30 WIB
Binrohtal, sebuah tulisan soal ceramah islam dari beberapa tokoh islam di Jombang.
Binrohtal, sebuah tulisan soal ceramah islam dari beberapa tokoh islam di Jombang.

JombangBanget.id - Pengasuh PP Hidayatul Quran, Sentul, Tembelang, Jombang Ustad Yusuf Hidayat Alhafiz, menjelaskan pentingnya memaafkan dan berbuat baik.

’’Memaafkan dan berbuat baik itu tindakan orang yang cerdas,’’ tuturnya, saat ngaji usai salat Duhur di Masjid Agung Junnatul Fuadah, Polres Jombang, Kamis (25/4).

Sebagaimana disebutkan dalam QS Al A’raf 199. Maafkanlah, perintahkanlah untuk berbuat kebaikan dan berpalinglah dari orang orang yang bodoh.

Ini berarti, orang cerdas itu suka memaafkan dan berbuat kebaikan. Sebaliknya, orang bodoh sulit memaafkan dan tidak mau berbuat kebaikan.

Uqbah radiyallahu anhu berkata; Suatu hari aku bertemu Rasulullah Muhammad sallallahu alaihi wa sallam, maka aku mempercepat dan memegang tangan beliau atau beliau bergegas dan memegang tanganku.

Nabi bersabda kepadaku: Wahai Uqbah, mau kamu aku beritahu paling utamanya akhlak penduduk dunia dan akhirat?

Yaitu engkau sambung silaturahmi orang yang memutuskanmu. Kau beri orang yang pelit kepadamu. Dan kau maafkan orang yang menzalimimu.

Nabi bersabda: Ada tiga hal yang Demi Dzat yang jiwaku dalam kekuasaannya, kalau seumpama aku suka bersumpah, pasti aku akan bersumpah dalam tiga hal ini.

Pertama, tak akan berkurang harta yang disedekahkan maka bersedekahlah.

Kedua, tidaklah seseorang mau memaafkan kezaliman dengan penuh keikhlasan kecuali Allah azza wa jalla menambahkan kepadanya kemuliaan di akhirat.

Ketiga, tidak ada orang membuka pintu untuk meminta-minta kecuali Allah membuka untuknya pintu kefakiran.

Baca Juga: Binrohtal, Hasil Tempaan Puasa Ramadan

Rasulullah bersabda: Barangsiapa didatangi saudaranya yang meminta maaf, maka terimalah permohonan maafnya, baik dia benar ataupun salah!

Jika ia tidak mau memaafkannya maka dia tidak akan bisa sampai ke telaga Kautsar.

Suatu ketika Nabi cerita; Pada hari kiamat nanti, ada dua orang yang duduk bersimpuh sambil menundukkan kepala di hadapan Allah SWT.

Salah seorang mengadu kepada Allah: Ya Rabb, ambilkan kebaikan dari orang ini untukku karena dulu ia pernah berbuat zalim kepadaku.

Allah SWT berfirman: Bagaimana mungkin Aku mengambil kebaikan saudaramu ini, karena tidak ada kebaikan di dalam dirinya sedikitpun..?

Orang itu berkata: Ya Rabb, kalau begitu, biarlah dosa-dosaku dipikul olehnya.

Sampai di sini, mata Nabi berkaca-kaca. Nabi tidak mampu menahan tetesan air matanya.

Hari itu begitu mencekam, setiap manusia ingin agar ada orang lain yang memikul dosa-dosa nya.

Lalu Allah berkata kepada orang yang mengadu tadi: Sekarang angkat kepalamu.

Orang itu mengangkat kepalanya, lalu ia berkata: Ya Rabb, aku melihat di depanku ada istana-istana yang terbuat dari emas, dengan puri dan singgasananya yang terbuat dari emas & perak bertatahkan intan berlian!

Istana-istana itu untuk Nabi yang mana, ya Rabb? Untuk orang siddiq yang mana, ya Rabb? Untuk syuhada yang mana, ya Rabb?

Allah SWT berfirman: Istana itu diberikan kepada orang yang mampu membayar harganya.

Baca Juga: Binrohtal, Keinginan Orang Mati Dikembalikan Hidup ke Dunia

Orang itu bertanya; Siapakah yang mampu membayar harganya, ya Rabb?

Allah SWT berfirman: Engkaupun mampu membayar harganya. Dengan cara apa aku membayarnya, ya Rabb?

Caranya, engkau maafkan saudaramu yang duduk di sebelahmu, yang kau adukan kezalimannya kepada-Ku. Orang itu berkata: Ya Rabb, kini aku memaafkannya.

Allah SWT berfirman: Kalau begitu, gandeng tangan saudaramu itu, dan ajak ia masuk surga bersamamu.

Setelah menceritakan kisah itu, Nabi bersabda: Bertakwalah kalian kepada Allah SWT dan hendaknya kalian saling berdamailah dan memaafkan, sesungguhnya Allah mendamaikan persoalan yang terjadi di antara kaum muslimin. (jif/naz/fid)

Editor : Ainul Hafidz
#tembelang #memaafkan #cerdas #orang #sentul #Binrohtal #polres #Jombang #tanda