Program Desa Mantra 2026, Kepuhkembeng Jombang Bangun Dua Jalan Paving

Dwi Aris Supriyanto • Dipublikasikan Jumat, 28 Agustus 2026 | 08:18 WIB
KEBUTUHAN WARGA: Kaur Perencanaan Desa Kepuhkembeng Nanda Sulung Pasihan menunjukkan lokasi pembangunan jalan paving di wilayah Dusun Jajar, Desa Kepuhkembeng, Peterongan, Jombang. (Dwi Aris/Radar Jombang)
KEBUTUHAN WARGA: Kaur Perencanaan Desa Kepuhkembeng Nanda Sulung Pasihan menunjukkan lokasi pembangunan jalan paving di wilayah Dusun Jajar, Desa Kepuhkembeng, Peterongan, Jombang. (Dwi Aris/Radar Jombang)

JombangBanget.id – Pemdes Kepuhkembeng, Kecamatan Peterongan, Jombang membangun dua titik jalan paving di Dusun Jajar melalui Program Desa Mantra 2026 guna meningkatkan akses, mobilitas, dan kenyamanan warga.

Salah satunya melalui pembangunan jalan paving di Dusun Jajar yang kini membuat akses masyarakat lebih aman dan nyaman.

Pembangunan dua titik jalan lingkungan tersebut direalisasikan melalui program Desa Maju dan Sejahtera (Mantra) yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Jombang 2026.

Baca Juga: Doktrin Mbah Wahab Menggema di Muktamar ke-35 NU Jombang

Program Desa Mantra merupakan program unggulan Pemkab Jombang di bawah kepemimpinan Bupati Warsubi dan Wakil Bupati Salmanudin.

Program tersebut diarahkan untuk memperkuat kemandirian desa sekaligus mempercepat pembangunan infrastruktur dasar.

Kepala Desa Kepuhkembeng Anis Prasetyo Ari mengatakan, tahun ini pihaknya merealisasikan dua titik pembangunan jalan paving di Dusun Jajar. Pembangunan tersebut diprioritaskan berdasarkan kebutuhan dan kesepakatan bersama masyarakat.

”Tahun ini, Pemdes Kepuhkembeng merealisasikan dua titik pembangunan jalan paving di Dusun Jajar lewat program Desa Mantra yang dampaknya langsung dapat dirasakan oleh masyarakat,” terang Anis.

Baca Juga: 100 CCTV Kawal Muktamar ke-35 NU di Tambakberas Jombang, Semua Terekam Digital

Dia memerinci, titik pertama berada di RT 05/RW 05 dengan panjang 36,8 meter. Jalan tersebut menjadi akses utama menuju makam dusun.

Sementara titik kedua berada di RT 04/RW 05 dengan panjang 119 meter.

Lokasinya berada di kawasan permukiman penduduk dan menjadi salah satu akses aktivitas warga sehari-hari.

Dalam pelaksanaannya, Pemdes Kepuhkembeng tidak hanya mengejar pembangunan fisik.

Proses pekerjaan dilaksanakan Tim Pelaksana Kegiatan (TPK) Desa Kepuhkembeng dengan melibatkan warga setempat.

Pelibatan masyarakat tersebut menjadi bagian dari komitmen Pemdes dalam menjaga transparansi pengelolaan anggaran sekaligus mendorong pemberdayaan dan peningkatan perekonomian warga.

Anis menjelaskan, pembangunan dilakukan karena kondisi jalan sebelumnya sudah rusak dan kurang layak. Kondisi tersebut cukup mengganggu mobilitas masyarakat.

Baca Juga: Prabowo Tagih Kartu NU ke Gus Yahya di Muktamar ke-35 NU Tambakberas Jombang

Karena itu, lokasi pembangunan ditentukan berdasarkan skala prioritas yang disepakati bersama warga.

Kini, akses yang sebelumnya kurang memadai telah berubah menjadi jalan paving yang lebih layak. Warga pun dapat melintas dengan lebih aman dan nyaman, baik dengan berjalan kaki maupun menggunakan kendaraan roda dua dan roda empat.

”Harapan kami, pembangunan jalan paving dapat semakin menunjang kelancaran akses dan kenyamanan warga. Ini merupakan wujud komitmen kami selaku perangkat desa dalam meningkatkan kualitas infrastruktur dan kesejahteraan warga,” pungkasnya. (dwi/naz)

Editor : Ainul Hafidz
Kepuhkembeng Jalan Paving desa mantra Jombang program