Bisnis Desa Kita Features Hiburan Hukum Jombangan Jurnalisme Warga Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Olahraga Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Politika Religia Sosok Wisata

UMKM Sandal dan Sepatu Desa Tanggalrejo Jombang Tetap Eksis, Pemdes Bantu Promosi dan Pemasaran

Anggi Fridianto • Sabtu, 25 Mei 2024 | 16:05 WIB
TINJAU: Kepala Desa Tanggalrejo Dimas Wahyu Ramadhana saat meninjau pelaku usaha sepatu dan sandal di Dusun Semen.
TINJAU: Kepala Desa Tanggalrejo Dimas Wahyu Ramadhana saat meninjau pelaku usaha sepatu dan sandal di Dusun Semen.

JombangBanget.id – Desa Tanggalrejo, Kecamatan Mojoagung, Jombang, memiliki sejumlah potensi unggulan.

Salah satunya, warga Dusun Semen kreatif membuat sandal dan sepatu.

Usaha yang dirintis sejak 1998 ini tetap eksis sampai sekarang.

Kepala Desa Tanggalrejo Dimas Wahyu Ramadhana menyampaikan, dari enam dusun di Desa Tanggalrejo, memiliki potensi unggulan tersendiri.

Untuk di Dusun Semen ada warga yang mendirikan home industri pembuatan sandal dan sepatu.

Saat ini, ada tiga pelaku usaha yang mendirikan home industri sandal dan sepatu.

Setiap hari, ada belasan warga yang berkecimpung dan menggantungkan hidupnya dari usaha ini.

”Jadi memang di sini sudah eksis sejak 1998. Mulai produksi hingga finishing,’’ katanya.

Selama ini, pihak pemdes telah berupaya memfasilitasi UMKM pembuatan sandal dan sepatu semakin berkembang.

Misalnya membantu pemasaran dengan mengenalkan ke dunia luar.

”Selama ini kami membantu mengenalkan potensi unggulan. Baik acara di tingkat desa maupun tingkat kecamatan,’’ tegasnya.

Baca Juga: Pemdes Gumulan Jombang Segera Miliki Gedung Baru, Dibangun Dua Lantai untuk Tingkatkan Layanan Masyarakat

Dimas menambahkan, potensi lain juga terlihat di Dusun Mojoranu pembuatan pentol, Dusun Kalibening ada ukiran perabotan, Dusun Sonokerip pembuatan dompet dan tas.

Dusun Tanggalrejo produksi minuman herbal sinom, serta Dusun Bendorangkang ada produksi batu bata dan sangkar burung.

”Setiap dusun punya potensi masing-masing dan kita berkomitmen untuk memfasilitasi mereka agar berkembang,’’ beber dia.

Terpisah, Sugianto salah satu pelaku UMKM pembuatan sandal dan sepatu menceritakan, usaha pembuatan sandal dan sepatu dimulai sejak 1998 silam.

Adapun harga tergantung bahan yang digunakan.

“Misalnya untuk sandal/sepatu berbahan kulit sintetis mulai Rp 35 ribu, dan berbahan kulit sapi mulai Rp 70 ribu,’’ pungkasnya. (ang/bin)

Editor : Ainul Hafidz
#Mojoagung #UMKM #sandal #Desa #Desa Kita #Tanggalrejo #Jombang #Pentol #sepatu