Bisnis Desa Kita Features Hiburan Hukum Jombangan Jurnalisme Warga Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Olahraga Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Politika Religia Sosok Wisata

Sangrai Tradisional Bikin Kopi Excelsa Wonosalam Jombang Lebih Harum

Anggi Fridianto • Kamis, 29 Januari 2026 | 07:08 WIB
TETAP EKSIS : Dian Nur Wahid warga Dusun Banyon, Carangwulung, Wonosalam, Jombang saat mengolah kopinya, (21/1).
TETAP EKSIS : Dian Nur Wahid warga Dusun Banyon, Carangwulung, Wonosalam, Jombang saat mengolah kopinya, (21/1).

JombangBanget.id – Di tengah gempuran teknologi modern, ada anak muda di lereng Gunung Anjasmoro yang memilih tetap setia pada cara lama.

Muhammad Dian Nur Wahid, 25, warga Dusun Banyon, Desa Carangwulung, Kecamatan Wonosalam, Jombang masih mempertahankan pengolahan kopi excelsa dengan cara tradisional warisan orang tuanya.

”Jadi usaha ini sudah berjalan sejak tahun 2000-an. Saya meneruskan usaha orang tua,” ujar Dian saat ditemui Jawa Pos Radar Jombang di rumah produksinya, Sabtu (17/1).

Dian mengakui, proses pengolahan kopi ala tradisional memang memakan waktu lebih panjang, tapi hasilnya berbeda.

Biji kopi green bean dipetik, dijemur, lalu disangrai manual dengan alat buatan sendiri dari pelat besi.

”Dulu keluarga saya menggunakan tungku kayu, kini beralih ke LPG,” terangnya.

Setelah disangrai sekitar satu jam, biji kopi didinginkan, disortir ulang, lalu digiling hingga menjadi bubuk.

”Setelah disangrai, kopi didinginkan dulu, lalu disortir kembali sebelum masuk proses penggilingan hingga menjadi bubuk,” jelasnya.

Produk bubuk kopi itu dikemas dalam ukuran 100 gram dan 250 gram dengan merek Nyoto Roso. Andalan utamanya tentu kopi excelsa khas Wonosalam, meski ada juga varian arabika, robusta, dan campuran robusta.

Dian menilai cara tradisional dalam mengolah kopi memberi keunggulan tersendiri.

Aroma kopi lebih kuat, karakter rasanya khas, sekaligus menekan biaya produksi.

Baca Juga: Adu Seduh Kopi Excelsa Wonosalam, Bupati Warsubi dan Wabup Salman Tampil Kompak dan Seru di Jombang Coffee Fest 2025

”Biaya produksi lebih irit, dan aroma kopi dari proses tradisional itu beda,” katanya. (ang/naz)

Editor : Ainul Hafidz
#Tradisional #aroma #sangrai #kuat #wonderland wonosalam #cara tradisional #Excelsa #Harum #manual #Excelsa Kopi #Wonosalam #Jombang #Kopi