JombangBanget.id - Murai batu yang dibudidayakan Gianto, 47, warga Desa Talundkidul, Kecamatan Sumobito, Jombang banyak diminati pecinta murai baik dari Jombang hingga luar Jombang.
Ini setelah, anakan yang dia jual seringkali menjuarai beberapa kontes.
”Pembeli bermacam-macam, ada yang dari Jombang, Mojokerto hingga luar kota,” ujar dia kepada Jawa Pos Radar Jombang.
Selama ini, Gianto hanya memanfaatkan grub whatsApp dan Facebook. Dari grub itu, ia menawarkan anakan murai sesuai harga pasar.
”Dulu harganya per ekor bisa sampai jutaan, tapi sekarang hanya Rp 250 ribu rupiah per ekornya,” jelas dia.
Ia mengakui, dalam satu bulan, ia bisa menjual rata-rata 15 hingga 20 ekor anakan burung murai batu.
Puluhan anakan itu, dihasilkan dari tujuh pasang murai batu yang ia pelihara di rumahnya.
”Tapi tergantung situasi dan kondisi juga, kalau beruntung ya satu bulan bisa netes 20 ekor,” pungkasnya. (ang/naz)
Editor : Ainul Hafidz