JombangBanget.id – Sebagai bentuk antisipasi kecurangan, aparat gabungan polisi dan TNI melakukan sidak ke SPBU Mojongapit Jombang, Jumat (29/3/2024) pagi.
Utamanya antisipasi kecurangan penyaluran BBM menjelang arus mudik dan lebaran.
Pantauan di lokasi, sekitar pukul 10.00, petugas yang tiba di SPBU langsung melakukan pemeriksaan menyuluruh.
Mulai dari pemeriksaan nozel, kualitas BBM yang dikeluarkan hingga pengecekan langsung pada tangka tanam.
"Sidak ini dilakukan untuk mendukung kegiatan mudik Lebaran 2024. Masyarakat yang mengisi BBM tidak ada rasa khawatir," ujar Kapolsek Jombang AKP Soesilo.
Hasilnya, Bahan Bakar Minyak (BBM) di SPBU Pertamina Nomor 54.614.06 itu dinyatakan aman dan layak diperjualbelikan.
"Setelah kita cek melalui tera, dari 16.0 itu semua ada dan berlaku hingga 5 Juli 2024,” katanya.
Selain itu, dilakukan pengambilan sampel untuk mengecek campuran yang terkandung dalam BBM.
"Kita juga mengambil sampel di tangki pendam, dengan memasukkan tongkat yang diolesi pasta coklat, hasilnya tidak ada perubahan warna," kata dia.
Hal sama juga akan dilakukan pada SPBU lain di Jombang. Jika ditemukan kecurangan, lanjut Soesilo, maka akan ditindaklanjuti dengan unsur pidana.
"Baik terkait takaran ataupun pengoplosan minyak atau air," tegasnya.
Baca Juga: Hore, Pensiunan PNS Pemkab Jombang Dapat THR, Pencairannya Paling Lambat 10 Hari Sebelum Lebaran
Terpisah, Pengelola SPBU 54.614.06 Mojongapit, Andik Purnomo, menyampaikan stok BBM untuk persiapan arus mudik dinyatakan aman.
"Kita sudah melakukan DO (Drop order-red) Pertalite 24 ton, Pertamax 4 ton, Solar 8 ton. Itu sudah kita siapkan jelang libur lebaran," pungkas dia. (riz/bin/fid)
Editor : Ainul Hafidz