Bisnis Desa Kita Features Hiburan Hukum Jombangan Jurnalisme Warga Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Olahraga Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Politika Religia Sosok Wisata

Petani Cabai di Jombang Sumringah Usai Harga Tinggi dan Panen Melimpah

Anggi Fridianto • Rabu, 6 Maret 2024 | 15:55 WIB
DIPANEN: Suhadak, 73 warga Desa Plosogenuk memanen cabai di sawahnya, Selasa (5/3).
DIPANEN: Suhadak, 73 warga Desa Plosogenuk memanen cabai di sawahnya, Selasa (5/3).

JombangBanget.id – Petani cabai di Desa Plosogenuk, Kecamatan Perak, Jombang sumringah, Selasa (5/3).

Ini setelah hasil panen cukup melimpah dibarengi dengan harga jual yang melambung.

Di tingkat petani, harga stabil di angka Rp 50 ribu per kilogram (Kg).

Menurut Suhadak, 73, salah seorang petani, di awal bulan ini harga cabai masih melambung tinggi.

”Dulu awalnya sempat Rp 70 ribu per kilogram, kemudian turun Rp 40 ribu per kilogram dan sekarang tetap stabil di angka Rp 50 ribu,’’ katanya.

Ia menyebut, harga cabai memang fluktuatif. Meski begitu, petani masih untung karena permintaan cukup tinggi.

”Ya banyak yang punya hajat, jadi permintaan tetap tinggi,’’ papar dia.

Di sawahnya seluas 1.400 meter persegi, Suhadak bisa memanen antara 10-15 kilogram setiap dua hari sekali.

Hasilnya juga lumayan bagus. Cabai tidak keriting maupun terserang petek.

“Alhamdulillah penyakit petek tidak ada. Seminggu sekali kita semprot fungsida,’’ jelasnya.

Seusai panen, cabainya langsung diambil tengkulak. Kemudian dijual ke pasar Induk Pare.

Baca Juga: Diguyur Hujan Berhari-Hari, Petani Cabai di Jombang Gagal Panen, Banyak Cabai Mengering Hingga Membusuk

”Kebanyakan saya jual ke tengkulak, karena dijual ke pasar sendiri tidak ada waktunya. Karena setiap hari ke sawah,’’ pungkas dia. (ang/bin/fid) 

 

Editor : Ainul Hafidz
#Disdagrin Jombang #Full Senyum #kediri #Perak #pasar induk #cabai #Sumringah #plosogenuk #Jombang #harga #disperta jombang #Petani #pare