Bisnis Desa Kita Features Hiburan Hukum Jombangan Jurnalisme Warga Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Olahraga Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Politika Religia Sosok Wisata

Achmad Rifai Maju Pilbup Jombang, Daftar Penjaringan DPP Demokrat

Anggi Fridianto • Kamis, 30 Mei 2024 | 15:45 WIB
Ilustrasi Pilbup Jombang.
Ilustrasi Pilbup Jombang.

JombangBanget.id – Kontestasi Pilbup Jombang bakal semakin seru.

Sejumlah figur putra daerah tertarik meramaikan panggung pesta demokrasi.

Terbaru, pengacara kondang asal Kecamatan Tembelang, Jombang, Achmad Rifai yang mendaftar lewat DPP Partai Demokrat.

”Ya, kemarin kami sudah mengusulkan empat nama ke DPP dari hasil penjaringan di tingkat DPC. Ternyata ada satu tambahan lagi pendaftar yakni mas Rifai melalui DPP,’’ ujar Ketua DPC Partai Demokrat M Syarif Hidayatulloh.

Ia membenarkan ada satu lagi pelamar yang mendaftar dalam penjaringan Demokrat.

Dijelaskan, Rifai yang melakukan pendaftaran Pilbup Jombang lewat DPP Partai Demokrat sah-sah saja.

Namun, tetap diminta daftar secara prosedural, yakni melalui DPC.

”Kita kemudian dapat instruksi dari DPP untuk membuatkan surat pengantar,’’ terangnya.

Ia menjelaskan, Rifai adalah kader Demokrat yang sebelumnya maju sebagai caleg DPR RI Dapil VIII Jatim wilayah Mojokerto, Jombang, Nganjuk dan Madiun.

Namun, karena perolehan suara belum mencukupi, ia belum lolos.

”Ya, pada intinya kami sangat terbuka dengan siapapun yang mendaftar lewat Demokrat. Kita akan mendukung penuh apa yang sudah menjadi keputusan DPP,’’ tegasnya.

Baca Juga: Jelang Pilbup Jombang, Banner Salmanudin Yazid Bertebaran di Ruang Publik, Begini Penjelasan Gus Salman

Dikonfirmasi terpisah, Achmad Rifai, membenarkan jika dirinya ingin maju di Pilbup Jombang dengan mendaftar lewat DPP Partai Demokrat.

Alasan dirinya mengikuti kontestasi pesta demokrasi itu karena ingin membawa perubahan untuk Jombang yang lebih baik.

Sejauh ini perkembangan kemajuan Jombang tak terlihat.

”Saya melihat, Jombang daerah yang cukup potensial. Namun dari dulu perkembangan kemajuan Jombang tidak signifikan. Mestinya Jombang sebagai kota yang dekat dengan ibu kota Jawa Timur yakni Surabaya mampu berkembang signifikan,’’ jelas dia.

Ia lantas mencontohkan Kota Madiun secara letak lebih jauh dari Jombang.

Namun dari segi kemajuan, Jombang masih tertinggal jauh.

”Namun kenapa Jombang yang dekat dengan Surabaya jutru tertinggal dalam hal pembangunan dan terkesan begitu-begitu saja. Ini menurut saya bentuk keterlambatan dari pemimpin-pemipin sebelumnya yang tidak mengaplikasikan secaa baik untuk memajukan Jombang,’’ paparnya.

Kedua, lanjut dia, di Jombang banyak problem yang tidak pernah bisa berubah.

Contohnya, jika ada mutasi pejabat banyak oknum yang memanfaatkan untuk bisa meloloskan jabatan dengan syarat bisa menyetorkan sejumlah nominal tertentu.

”Ini menjadi problem klasik yang ingin kita benahi,’’ jelas Rifai.

Menurut dia, Kabupaten Jombang dengan potensi APBD yang hampir mencapai Rp 3 triliun setiap tahun harusnya bisa lebih maju dan menonjol dari segi infrastruktur.

“Dengan anggaran sebesar itu harusnya bisa ada loncatan dan lompatan lebih maju,’’ pungkasnya. (ang/bin)

Editor : Ainul Hafidz
#pilkada #DPC #Jombang #demokrat #Achmad Rifai #pilbup #pengacara #dpp