JombangBanget.id – Aksi perampokan brutal terjadi di Desa/Kecamatan Sumobito, Jombang, Rabu (25/2) petang.
Juragan sembako Lilik Anggraini, 62, menjadi korban pembacokan setelah disergap empat pria bermotor saat perjalanan pulang dari pasar.
Selain menderita luka parah, uang tunai Rp 10 juta hasil penjualan raib dibawa kabur.
Polisi masih memburu para pelaku.
Aksi perampokan terjadi sekitar pukul 17.40. Saat itu korban dibonceng motor suaminya, Loo Sianturi, 67, melaju dari arah timur ke barat.
”Kejadiannya jelang azan magrib. Korban baru pulang dari pasar,” terang Machin, 61, saksi mata di lokasi.
Nahas, saat melintas di depan TK Kartika, korban dipepet pelaku. Pelaku mengendarai Suzuki Satria dan Honda Vario, masing-masing berboncengan.
Mereka mengenakan helm full face, jaket, dan sepatu menutup rapat identitas.
Begitu korban melintas, satu motor langsung memepet. Sementara pelaku lainnya datang dari belakang dan menabrak motor korban hingga terjatuh.
Begitu korban tersungkur, pelaku bersenjatakan parang besar berusaha merebut tas yang dibawa korban.
Lilik berusaha mempertahankan tasnya. Akibatnya, sabetan parang mendarat di lengannya.
Baca Juga: Polisi Kantongi Identitas Pelaku Perampokan Alfamart di Diwek Jombang
Termasuk suaminya juga terkena sabetan di bagian punggung.
”Jadi istrinya kan melawan, itu dibacok beberapa kali tangannya,” ungkapnya.
Sejumlah warga sempat berusaha menolong. Namun ancaman senjata tajam membuat mereka mundur.
”Saya sempat teriak maling-maling, tapi pelaku yang bawa motor menggeber-geber motornya untuk menyamarkan suara,” imbuhnya.
Para pelaku kabur membawa tas berisi uang tunai. Korban yang terluka segera dilarikan ke puskesmas sebelum dirujuk ke rumah sakit di Surabaya.
”Jadi yang suaminya kena di punggung, istrinya kena di tangan dua-duanya,” lontarnya.
Saat dikonfirmasi, Kapolsek Sumobito AKP Bagus Tejo Purnomo membenarkan kejadian tersebut. Polisi menyebut kerugian materiil mencapai Rp 10 juta.
”Yang diambil tas berisi uang Rp 10 juta. Korbannya luka-luka,” terangnya.
Saat ini, kepolisian masih memburu para pelaku. Penanganan kasus dibackup Satreskrim Polres Jombang.
”Untuk prosesnya masih dalam lidik, dibantu Satreskrim Polres Jombang juga,” pungkasnya. (riz/naz)
Editor : Ainul Hafidz