JombangBanget.id – Angin kencang memorak-porandakan sejumlah desa di Jombang, Sabtu (21/2/) sore.
Peristiwa yang disertai hujan deras tersebut menyebabkan pohon tumbang, rumah warga rusak, hingga satu orang sempat tertimpa pohon.
Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Jombang, Wiku Birawa Felipe Diaz Quintas, menyampaikan angin kencang berdampak di beberapa titik.
Di antaranya Desa Ngumpul dan Desa Tambar, Kecamatan Jogoroto.
Desa Kebontemu, Dusun Klagen dan Dusun Kembeng Desa Kepuhkembeng, Kecamatan Peterongan, serta lingkungan MI Miftahul Ulum di Dusun Klagen, Desa Kepuhkembeng.
”Angin kencang menyebabkan sejumlah pohon tumbang dan menutup seluruh badan jalan di beberapa lokasi,” ujar Wiku saat dikonfirmasi pada Minggu (22/2).
Dijelaskan, peristiwa bermula sekitar pukul 16.00 WIB saat hujan deras disertai angin melanda wilayah Jombang dan sekitarnya.
Dua jam berselang, sekitar pukul 18.00 WIB, warga melaporkan adanya pohon tumbang yang menutup badan jalan di Desa Ngumpul dan Desa Tambar, Kecamatan Jogoroto.
Laporan tersebut diterima Pusdalops BPBD Jombang pada pukul 18.10 WIB dan langsung ditindaklanjuti.
Lima menit kemudian, tiga tim BPBD diberangkatkan menuju lokasi dengan membawa peralatan lengkap untuk melakukan evakuasi.
Setelah tim tiba di lokasi pada pukul 18.27 WIB, tim bergegas melakukan pemotongan serta pembersihan pohon tumbang.
Baca Juga: Diterjang Angin Kencang, Pendopo Desa di Jombang Roboh
”Penanganan di sejumlah titik selesai pada pukul 23.40 WIB dan seluruh personel kembali ke markas,’’ papar dia.
Selain pohon tumbang, lanjut Wiku, angin kencang juga mengakibatkan enam rumah warga mengalami kerusakan dengan kategori rusak ringan hingga rusak sedang.
Selain itu, dua tempat usaha turut terdampak dengan kategori kerusakan ringan.
Tak hanya itu, dari kejadian tersebut juga membuat satu warga dilaporkan tertimpa pohon tumbang.
Namun korban tidak mengalami luka serius dan dapat melanjutkan perjalanan.
"Saat ini, sebagian besar pohon tumbang telah berhasil dipotong dan dibersihkan," terang Wiku.
BPBD Jombang mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem yang masih berpeluang terjadi dalam beberapa hari ke depan. (ang/naz)
Editor : Ainul Hafidz