SENIN (8/12) di Pondok Pesantren Al-Madienah Denanyar Jombang dilaksanakan program hafalan Alquran.
Tujuannya bukan hanya menghafal secara mekanis, tetapi juga memahami maknanya serta menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari.
’’Sing tansah ngapal Alquran kanthi istiqamah bakal nompo rahmat lan ati tansah tentrem. Santri ojo nganti males ngapal,’’ kata KH Muhammad Najib Muhammad selaku pengasuh PP Al-Madienah Denanyar.
Hafalan di PP Al-Madienah tidak hanya menghafalkan Alquran saja, tetapi juga hafalan kitab kuning, doa, dan adab.
Metode hafalannya ada beberapa. Pertama murojaah, mengulang hafalan setiap hari untuk memperkuat hafalan.
Kedua talaqqi, menyetorkan hafalan yang telah dihafalkan kepada guru.
Rasulullah Muhammad sallallahu alaihi wa sallam bersabda: Sebaik-baik kalian adalah orang yang belajar Alquran dan mengajarkannya.
Kami biasa menghafal Alquran pada malam hari setelah selesai kegiatan sehari-hari.
Ada banyak hikmah dari program hafalan Alquran ini. Menumbuhkan kecintaan santri terhadap Alquran.
Melatih kedisiplinan, kesabaran, dan keistiqamahan dalam belajar. Membentuk akhlak yang baik karena Alquran menjadi pedoman hidup.
Menjadikan hati lebih tenang dan mendapat keberkahan dari Allah Ta’ala.
Baca Juga: Student Journalism: Fesdanas Kudaireng
Dengan adanya program hafalan ini, diharapkan para santri mampu menjadi generasi Qurani yang tidak hanya hafal, tetapi juga mengamalkan nilai-nilai Alquran dalam kehidupan sehari-hari.
Menghafal Quran membuat orang tua kita diangkat derajatnya.
Nabi bersabda; Siapa membaca Alquran dan mengamalkannya, maka kedua orang tuanya akan dipakaikan mahkota pada hari kiamat yang cahayanya lebih terang daripada cahaya matahari.
Oleh Hafizha Dzakirah Fawwaz, Santriwati PP Al-Madienah Denanyar, Jombang
Editor : Ainul Hafidz