JombangBanget.id – Masih ada ribuan ijazah alumni yang belum terdistribusi mendapat perhatian serius Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Kabupaten Jombang.
Cabdindik mewajibkan sekolah tetap membuka layanan di hari libur.
Harapannya, seluruh ijazah sudah terdistribusikan sebelum akhir April.
”Kami sudah lakukan evaluasi untuk distribusi minggu pertama, kami meminta agar waktu libur Jumat, Sabtu, dan Minggu, semua sekolah tetap buka layanan, pengambilan ijazah dan pengantaran,” kata Plt Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Kabupaten Jombang Evi Dwi Widajanti.
Ia mengatakan, dari hasil evaluasi yang dilaksanakan pada Kamis (17/4) sore, dari jenjang SMK banyak yang masih belum terdistribusi.
Itu jadi pekerjaan rumah untuk jenjang SMK karena 30 April tinggal 11 hari lagi.
Meski libur, sekolah diminta tetap mengantarkan ijazah ke rumah-rumah alumni, atau memanggil alumni untuk datang ke sekolah untuk mengambil ijazah.
Awal pekan depan, evaluasi kedua akan dilakukan lagi, sehingga distribusi ijazah segera bisa terselesaikan.
”Kita terus adakan evaluasi, untuk melihat, apa saja kendala yang ada, jumlah yang telah terdistribusi juga kita pantau setiap hari,” jelasnya.
Perintah untuk distribusi ijazah meski hari libur tidak hanya dilakukan untuk pekan ini saja.
Tapi juga berlaku pada pekan depan, jika sekolah belum menuntaskan semua ijazahnya.
Baca Juga: Cabdindik Mulai Data Pendistribusian Ijazah di Jombang: Pengambilan Tidak Ada Syarat Apapun
”Pelayanan tetap harus dibuka meski hari libur,” tandasnya.
Ijazah juga boleh diambil oleh orang tua alumni dan dilakukan tanpa syarat apa pun, tidak ada biaya pengambilan ijazah.
Semua alumni juga diminta untuk menginformasikan kepada alumni lain untuk segera ambil ijazah jika belum diambil.
”Sosialisasi harus terus dilakukan melalui siswa, grup-grup alumni, dan lain sebagainya,” pungkasnya. (wen/naz)
Editor : Ainul Hafidz