Bisnis Desa Kita Features Hiburan Hukum Jombangan Jurnalisme Warga Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Olahraga Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Politika Religia Sosok Wisata

Kurangi Risiko Bencana di Sekolah, Siswa SLB di Jombang Diajak Belajar Siaga Bencana

Wenny Rosalina • Sabtu, 15 Februari 2025 | 15:05 WIB
SERU: Siswa SLB praktik siaga bencana gempa bumi dan memadamkan api di halaman SLB Muhammadiyah Jombang, Jumat (14/2).
SERU: Siswa SLB praktik siaga bencana gempa bumi dan memadamkan api di halaman SLB Muhammadiyah Jombang, Jumat (14/2).

JombangBanget.id – Sebanyak 100 siswa SLB belajar siaga bencana di SLB Muhammadiyah Pulolor Jombang, Kamis-Jumat (13-14/2).

Siswa diajak antisipasi bencana banjir hingga diajarkan cara memadamkan api jika terjadi kebakaran.

’’Ini merupakan kegiatan kolaborasi antara BPBD Jawa Timur dan BPBD Kabupaten Jombang,’’ kata Kasi Kesiapsiagaan BPBD Jombang dan Koordinator Pemadam Kebakaran Jombang, Syamsul Bahri.

Pelatihan siaga bencana digelar untuk memberikan pengertian kepada siswa SLB agar bisa mengenali ancaman potensi bencana ketika sedang berada di sekolah.

’’Tentu harapan kami ada pengurangan risiko bencana ketika terjadi di sekolah,’’ ungkapnya.

Ada beberapa antisipasi bencana yang diajarkan. Misalnya banjir yang biasanya menimpa SLB Kademangan Mojoagung. Siswa diajarkan untuk aman dari banjir.

’’Bagaimana cara lari di jalur evakuasi, dan bagaimana menentukan titik kumpul,’’ ucapnya.

Juga ada simulasi bencana gempa bumi. Siswa diajarkan untuk menutupi kepala menggunakan tas, berlindung dibawah meja dan kursi agar tetap aman.

Serta ada simulasi bencana kebakaran. Yang paling seru, siswa mencoba langsung memadamkan api menggunakan alat sederhana seperti kain basah.

Menggunakan aat pemadam api ringan (APAR) hingga memadamkan api dengan menggunakan mobil pemadam kebakaran.

’’Kami ajarkan detail bagaimana cara memegang kain basahnya, membaca arah angin, dan lainnya. Karena bencana kebakaran juga pernah terjadi di SLB Balongsari,’’ jelasnya.

Baca Juga: Guru SLB Cabul di Jombang Segera Dipecat, Kacabdindik Sebut Gaji juga Ditahan

Kepala SLB Muhammadiyah Jombang, Isti Fatmawati, mengatakan, kegiatan diikuti siswa dengan kategori hambatan tuna grahita ringan, tuna daksa ringan, autis, tuna netra dan yang banyak tuna rungu wicara.

’’Ada 10 sekolah yang ikut, masing-masing mengirim lima sampai delapan siswa. Ini khusus untuk jenjang SMALB, juga melibatkan guru dan kepala sekolah,’’ jelasnya.

Siswa tuna rungu juga dapat mengerti melalui bahasa isyarat yang dipraktikkan salah satu guru. (wen/jif)

Editor : Ainul Hafidz
#siaga #siswa #belajar #Sigap #kebakaran #gempa #slb #banjir #Jombang #Memadamkan Api #bencana