Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Kepala Cabdindik Jombang Fokus Sinergi, Dukung Program Pendidikan Jawa Timur

W
Penulis: Wenny Rosalina❯
Kepala Cabang Dinas Pendidikan (Cabdindik) Wilayah Kabupaten Jombang, Dr Eko Redjo Sunariyanto SPd MPd.
Kepala Cabang Dinas Pendidikan (Cabdindik) Wilayah Kabupaten Jombang, Dr Eko Redjo Sunariyanto SPd MPd.

JombangBanget.id - Kepala Cabang Dinas Pendidikan (Cabdindik) Wilayah Kabupaten Jombang, Dr Eko Redjo Sunariyanto SPd MPd, menegaskan komitmennya untuk memperkuat sinergi dalam memajukan dunia pendidikan.


Advertisement

Eko menekankan cabang dinas memiliki peran strategis sebagai perpanjangan tangan Pemerintah Provinsi Jawa Timur di bidang pendidikan.

’’Visi misi kita adalah mensukseskan program gubernur. Cabang dinas pendidikan ini merupakan kepanjangan kebijakan Provinsi Jawa Timur. Tinggal kami di lapangan membersamai kawan-kawan mensukseskan prestasi Jawa Timur yang luar biasa,’’ katanya.

Berbagai ajang prestasi siswa seperti LKS, OSN, O2SN, FLS2N, LDBI, OPSI dan kompetisi lainnya membutuhkan dukungan lintas sektor.

Advertisement

’’Tentu yang seperti ini butuh sinergi. Kepala dinas kabupaten kita ajak bicara, termasuk Kemenag juga kita ajak kolaborasi jadi satu,’’ tegasnya.

Eko menegaskan pentingnya membangun kebersamaan.

’’Mari kita bersinergi. Tidak ada program yang bisa berjalan baik jika dikerjakan sendiri. Pendidikan harus dikelola bersama,’’ katanya.

Advertisement

Dengan pengalaman panjang di dunia pendidikan, ia optimistis Jombang mampu terus menorehkan prestasi dan berkontribusi pada kemajuan Jawa Timur.

Acara pisah sambut tersebut yang juga diwarnai penampilan seni siswa dari berbagai sekolah menggambarkan potensi besar dunia pendidikan Jombang.

Eko telah lama mengabdi di dunia pendidikan.

’’Saya 31 tahun menjadi guru, 12 tahun 7 bulan menjadi kepala sekolah. Mengelola sekolah tentu berbeda dengan cabang dinas. Mari kita bersinergi dengan Pemkab Jombang dan Kemenag,’’ ungkapnya.

Sebelum mengambil kebijakan strategis, pihaknya akan melakukan pemetaan terlebih dahulu termasuk terkait formasi guru dan tenaga kependidikan.

’’Kami cek dulu, pasti akan ada pemetaan. Termasuk PPPK juga masuk dalam pemetaan, baru kemudian diputuskan,’’ tegasnya. (wen/jif)

Advertisement

Artikel Terkait

Mangkrak dan Tak Ditempati, 11 Kios Pasar Pon Bakal Disegel Pemkab Jombang

Mangkrak dan Tak Ditempati, 11 Kios Pasar Pon Bakal Disegel Pemkab Jombang

Sebanyak 11 kios di Pasar Pon Jombang bakal disegel oleh Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagrin) Kabupaten Jombang.

Sudah Disiapkan Anggaran Ratusan Juta Rupiah, Palang Pintu KA Nglele Jombang Belum Bisa Dibangun

Sudah Disiapkan Anggaran Ratusan Juta Rupiah, Palang Pintu KA Nglele Jombang Belum Bisa Dibangun

Pemkab Jombang menyiapkan Rp 200 juta untuk pembangunan palang pintu kereta api di Desa Nglele, Kecamatan Sumobito, tetapi proyek belum dapat dimulai. Pemkab masih menunggu persetujuan Kementerian Perhubungan setelah

Jelang Muktamar NU, Tiang dan Kabel FO di Tambakberas Jombang Ditertibkan

Jelang Muktamar NU, Tiang dan Kabel FO di Tambakberas Jombang Ditertibkan

Penataan tiang dan kabel fiber optic (FO) kini diprioritaskan di kawasan Pondok Pesantren (PP) Bahrul Ulum Tambakberas, Desa Tambakrejo, Kecamatan Jombang. Penertiban infrastruktur jaringan tersebut dikebut

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer