JombangBanget.id – Aksi kejar-kejaran antara petugas Satpol PP Jombang dengan manusia silver, gepeng dan badut, terlihat dalam razia, Rabu (13/12) siang.
Bahkan, ada satu manusia silver yang lari hingga masuk ke sungai untuk menghindari kejaran petugas.
Hasilnya, delapan pengemis, badut dan manusia silver diamankan.
Tiga di antaranya bukan warga Jombang.
Setelah didata, mereka diserahkan ke Dinsos Jombang untuk diberikan pembinaan.
Kepala Satpol PP Jombang Thonsom Pranggono mengatakan, razia kenertiban umum dilakukan jelang natal dan tahun baru.
”Kami juga sering menerima keluhan dari masyarakat karena banyaknya aksi pengemis, badut dan manusia silver yang beraksi di sejumlah Traffic Light (TL),” ujarnya.
Dikatakan, razia dilakukan di seluruh persimpangan jalan kawasan kota.
Termasuk menyisir di persimpangan Peterongan dan persimpangan Ngrandu Perak, Jombang.
”Tadi kami mengamankan delapan orang dari beberapa titik tersebut,” ungkapnya.
Semua sudah didata. Ada tiga orang yang berasal dari luar Jombang, satu dari Ngimbang Lamongan, satu dari Kertosono Nganjuk dan satu dari Kunjang Kediri.
Semua langsung diserahkan ke Dinsos Jombang.
“Kita serahkan ke dinsos untuk pembinaannya. Kami hanya melakukan penertiban,” pungkas Thonsom. (yan/bin/fid)
Editor : Ainul Hafidz