Program Bongkar Ratoon Tebu di Jombang Belum Capai Target, Baru Segini yang Terdaftar

JombangBanget.id – Program bongkar ratoon atau peremajaan tebu di Jombang masih belum mencapai target yang ditetapkan pemerintah pusat.
Hingga pertengahan Juli, luasan Calon Petani Calon Lokasi (CPCL) yang terdaftar baru mencapai 1.754 hektare atau sekitar 54 persen dari target 3.200 hektare.
Kepala Dinas Pertanian (Disperta) Jombang M Rony melalui Kepala Seksi Produksi Tanaman Perkebunan Syafril Yudhi Pratama menyampaikan, pendaftaran CPCL bongkar ratoon masih terus dibuka.
Baca Juga: Upacara Ranu Ayu Kembali Digelar di Jombang, Ajak Masyarakat Peduli Air dan Sungai Brantas
Pihaknya optimistis jumlah lahan yang masuk program akan bertambah setelah seluruh petani menyelesaikan proses buka giling tebu.
”Per hari ini kami masih membuka peluang pendaftaran CPCL bongkar ratoon. Dari target 3.200 hektare, saat ini baru mencapai 1.754 hektare,” ujarnya.
Pihaknya kini terus menggenjot pendaftaran CPCL untuk mengejar kekurangan sekitar 1.446 hektare.
Target tersebut diharapkan bisa terpenuhi sesuai batas waktu yang ditetapkan Kementerian Pertanian (Kementan) pada awal Agustus.
Capaian yang belum maksimal tersebut disebabkan sebagian petani masih menjalankan aktivitas buka giling.
Setelah kegiatan tersebut selesai, petani tebu diharapkan segera mengusulkan lahannya untuk mengikuti program bongkar ratoon.
”Beberapa petani masih melakukan buka giling. Harapan kami setelah buka giling ini rekan-rekan petani tebu dapat mendaftarkan bongkar ratoon ke kami,” katanya.

