
JombangBanget.id - Bupati Jombang, Warsubi menegaskan keterbatasan biaya tidak boleh menghalangi masyarakat mendapatkan pelayanan kesehatan.
Pesan itu disampaikan saat menghadiri bakti sosial operasi katarak gratis di RSUD Ploso, Sabtu (24/10), sebagai upaya memperluas akses pengobatan bagi warga yang membutuhkan.
’’Jangan sampai keterbatasan biaya membuat masyarakat menunda pengobatan dan terlalu lama mengalami gangguan penglihatan yang sebenarnya dapat ditangani melalui pelayanan medis yang tepat. Penglihatan yang baik adalah kunci agar seseorang dapat kembali mandiri, bekerja lebih produktif, dan meningkatkan kualitas hidupnya," tegas Warsubi.
Baca Juga: Progres Kandang Ayam Ulu Jombang, Ada yang Baru 20 Persen
Gangguan penglihatan yang tidak segera ditangani dapat menghambat aktivitas sehari-hari hingga menurunkan produktivitas masyarakat.
Karena itu, akses pelayanan kesehatan yang mudah dijangkau menjadi salah satu hal penting yang perlu terus diperkuat.
Warsubi berharap, kolaborasi antara rumah sakit, organisasi profesi, lembaga sosial, dan pemerintah dapat terus diperkuat.
Dengan begitu, semakin banyak masyarakat yang memperoleh akses pelayanan kesehatan, terutama warga yang memiliki keterbatasan biaya untuk mendapatkan tindakan medis.
”Mari kita terus perkuat pelayanan kesehatan di Kabupaten Jombang agar semakin mudah dijangkau dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Sebab, masyarakat yang sehat merupakan bagian penting dari upaya mewujudkan Jombang Maju dan Sejahtera untuk Semua," tandasnya.
Atas nama Pemkab Jombang, Warsubi juga menyampaikan apresiasi kepada RSUD Ploso, PERDAMI, AMCF, serta seluruh pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan kegiatan tersebut.
Dia berharap, bakti sosial operasi katarak gratis tidak hanya menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Jadi Pemkab Jombang, tetapi juga memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. (ang/jif)



